Gambar Ilustrasi

Pasca Kebakaran, Warga Nunukan Terima Bantuan Logistik

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten Nunukan bergerak cepat menyusul rangkaian kebakaran yang melanda kawasan permukiman warga. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nunukan menyalurkan bantuan logistik kepada korban kebakaran di Jalan Rimba, Kelurahan Nunukan Tengah, serta Jalan Ujang Dewa, Kelurahan Nunukan Selatan, pada Selasa (27/01/2026).

Bantuan diserahkan langsung kepada warga yang rumahnya terdampak kebakaran yang terjadi pada 26 dan 27 Januari 2026, yang mengakibatkan sejumlah rumah warga dan satu bangunan gudang hangus terbakar. Di Kelurahan Nunukan Tengah, bantuan diterima oleh keluarga H. Hamka, H. Suardi, dan Philipus More. Sementara di Nunukan Selatan, korban kebakaran tercatat atas nama Dahlan, Wacima, dan almarhumah Aisyah.

Kepala Bidang Penyelamatan dan Evakuasi BPBD Kabupaten Nunukan, Anwar, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk respons cepat pemerintah daerah dalam situasi darurat.

“Begitu laporan kebakaran diterima, tim kami langsung turun melakukan penanganan awal dan pendataan. Bantuan logistik ini kami salurkan agar warga tidak berjuang sendiri setelah kehilangan tempat tinggal,” ujarnya.

Anwar menegaskan, meskipun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, dampak kebakaran terhadap kehidupan warga cukup besar, terutama dari sisi kerugian material dan kebutuhan dasar sehari-hari.

“Yang paling penting saat ini adalah memastikan kebutuhan mendesak warga terpenuhi. Logistik yang disalurkan diharapkan dapat membantu mereka melewati masa-masa sulit pascakebakaran,” jelasnya.

BPBD Kabupaten Nunukan, lanjut Anwar, akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memantau kondisi para korban serta memberikan pendampingan lanjutan sesuai kebutuhan di lapangan. “Kami tidak berhenti pada penyaluran bantuan awal. Pemantauan akan terus dilakukan agar warga terdampak benar-benar mendapatkan penanganan yang layak,” katanya.

Di sisi lain, BPBD juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di kawasan permukiman padat penduduk. Pemeriksaan instalasi listrik dan penggunaan sumber api dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa terulang. “Kesadaran bersama menjadi kunci. Penggunaan listrik dan api harus lebih diperhatikan agar tidak memicu musibah yang merugikan banyak pihak,” tutup Anwar. []

Admin03

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com