Gambar Ilustrasi

Tabrakan Dua Mobil di Tanah Bumbu, Janin Tak Terselamatkan

TANAH BUMBU – Kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Transmigrasi, Desa Sarimulia, Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Kamis (29/01/2026) sekitar pukul 11.30 WITA, menyisakan duka mendalam. Meski tidak menelan korban jiwa di lokasi kejadian, peristiwa tersebut berujung pada meninggalnya janin yang dikandung salah satu penumpang perempuan.

Insiden adu banteng itu melibatkan Toyota Vios hitam dan Daihatsu Terios merah di ruas jalan menanjak yang memiliki jarak pandang terbatas. Benturan keras membuat beberapa penumpang harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Kapolres Tanah Bumbu melalui Kapolsek Mantewe, Iptu Kusnin, menjelaskan kecelakaan bermula saat Toyota Vios bernomor polisi DA 1358 TCK melaju dari arah Simpang Empat menuju Mantewe.

“Saat berada di tanjakan, dari arah berlawanan muncul Daihatsu Terios yang diduga mengambil jalur kanan. Karena kondisi jalan menanjak dan jarak pandang terbatas, tabrakan tidak bisa dihindari,” ujar Iptu Kusnin, Kamis (29/01/2026).

Toyota Vios tersebut dikemudikan Musabaqoh (27), warga Desa Sukadamai, Kecamatan Mantewe. Sementara Daihatsu Terios bernomor polisi DA 1882 ZAE dikemudikan Supri Atma (42), warga Kabupaten Banjar.

Akibat benturan keras itu, sejumlah penumpang mengalami luka-luka. Dua penumpang Toyota Vios, Ilya Azizah Sayuti (26) dan Sutini (47), mengalami pendarahan di bagian kepala dan masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Andi Abdurrahmannoor.

Sementara itu, penumpang lainnya, Aulia Nisa (25), yang saat kejadian tengah mengandung, mengalami nasib paling tragis. Setelah mendapatkan penanganan medis lanjutan, janin yang dikandungnya dinyatakan meninggal dunia.

Iptu Kusnin membenarkan kabar tersebut dan menyebut kondisi korban menjadi perhatian serius aparat kepolisian. “Korban hamil sudah dirujuk ke rumah sakit. Berdasarkan informasi dari pihak medis, janin dalam kandungannya tidak dapat diselamatkan,” ungkapnya.

Saat ini, kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan telah dievakuasi oleh Unit Laka Satlantas Polres Tanah Bumbu untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. “Kami masih melakukan pendalaman untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan, termasuk kemungkinan kelalaian pengemudi maupun faktor kondisi jalan,” kata Iptu Kusnin.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintas di Jalan Transmigrasi Mantewe, terutama pada titik tanjakan dan tikungan tajam yang minim jarak pandang. “Pengendara harus ekstra waspada di jalur ini. Sedikit lengah bisa berakibat fatal,” tegasnya.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa kecelakaan lalu lintas tidak selalu berakhir dengan kematian di tempat kejadian, namun dapat meninggalkan dampak tragis yang jauh lebih dalam bagi korban dan keluarganya. []

Admin03

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com