SAMARINDA – Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 17 Samarinda yang berlokasi di Jalan Tatako, Kelurahan Sungai Kapih, Kecamatan Sambutan, Kota Samarinda, mulai merasakan manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sejak 8 Januari 2026. Program nasional ini disalurkan kepada ratusan siswa dan pegawai sekolah sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan pemenuhan gizi serta kesehatan warga sekolah.
Program MBG di SMPN 17 Samarinda menyasar sebanyak 535 penerima yang terdiri atas peserta didik dan pegawai sekolah. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Kepala SMPN 17 Samarinda Bidang Kesiswaan, Mirnawati. Ia menjelaskan bahwa sejak hari pertama pelaksanaan, program tersebut berjalan sesuai dengan data penerima yang telah didaftarkan.
“Program MBG kami terima mulai tanggal 8 Januari 2026. Jumlah penerima sebanyak 535 orang, termasuk siswa dan pegawai,” ujar Mirna, kepada media ini saat ditemui di ruang Guru SMPN 17 Samarinda, Jumat (30/01/2026).
Menurut Mirnawati, kehadiran program MBG disambut antusias oleh para siswa. Sejak awal, program ini memang telah dinantikan karena dinilai sangat membantu memenuhi kebutuhan gizi siswa selama mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah.
“Respons siswa sangat antusias. Mereka merasa senang dan memang program ini sudah ditunggu-tunggu,” kata perempuan berhijab ini.
Dalam pelaksanaannya, penyaluran MBG di SMPN 17 Samarinda dilakukan setiap hari Senin hingga Jumat. Sementara itu, jadwal penyaluran pada hari Sabtu disesuaikan dengan kondisi sekolah yang tidak melaksanakan kegiatan belajar mengajar pada hari tersebut.
“Sebenarnya MBG dijadwalkan dari Senin sampai Sabtu. Karena kami libur hari Sabtu, maka penyalurannya didobel di hari Jumat dan diberikan dalam bentuk snack,” jelas Mirna.
Pihak sekolah memastikan bahwa hingga saat ini tidak ditemukan kendala berarti dalam pelaksanaan program MBG. Jumlah paket makanan yang diterima selalu sesuai dengan jumlah penerima, dan kondisi makanan dinilai layak serta lengkap.
“Alhamdulillah, sampai sekarang tidak ada kendala. Jumlah yang diterima selalu sesuai dan isinya juga lengkap,” tutur Mirna.
Pembagian MBG kepada siswa dilakukan secara tertib pada jam istirahat pertama, yakni sekitar pukul 10.10 Wita. Pengaturan waktu tersebut dilakukan agar tidak mengganggu proses pembelajaran di kelas.
“Kami bagikan pada jam istirahat pertama, sekitar pukul 10.10 Wita, sehingga siswa bisa menikmati makanan tanpa mengganggu jam pelajaran,” tambah Mirna.
Ke depan, pihak sekolah berharap program MBG dapat terus berlanjut secara berkesinambungan. Selain itu, mereka juga mengharapkan adanya variasi menu agar siswa tidak merasa jenuh dan kebutuhan gizi dapat terpenuhi secara optimal.
“Harapan kami, program MBG ini bisa terus berjalan dan ke depannya menu yang disajikan bisa lebih beragam,” harap Mirna.
Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi sejak usia sekolah. Dengan adanya program ini, SMPN 17 Samarinda optimistis kesehatan, konsentrasi belajar, serta kesejahteraan siswa dapat meningkat, sehingga proses belajar mengajar berlangsung lebih efektif dan kondusif. []
Penulis: Guntur Riyadi | Penyunting: Nursiah
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan