JAWA TENGAH – Warga Kelurahan Gunung Simping, Kecamatan Cilacap Tengah, Kabupaten Cilacap, dikejutkan oleh temuan jasad bocah perempuan berusia 4 tahun 10 bulan yang ditemukan tewas dalam kondisi terbungkus plastik dan disembunyikan di dalam karung. Jasad korban ditemukan di sudut kamar mandi sebuah rumah kontrakan, dekat septic tank, pada Jumat (30/01/2026) pagi.
Penemuan tersebut mengakhiri pencarian intensif yang dilakukan keluarga, warga, serta aparat kepolisian sejak korban dilaporkan menghilang sehari sebelumnya. Sejak Kamis, keluarga bahkan mengumumkan kabar kehilangan melalui pengeras suara masjid demi menemukan anak tersebut dalam kondisi selamat.
Seorang warga setempat, Novi, mengungkapkan suasana kepanikan yang terjadi selama proses pencarian. Ia menyebut keluarga korban turut menyisir lingkungan sekitar dengan harapan korban segera ditemukan. “Ayahnya juga ikut berkeliling mencari. Semua berharap anak itu masih hidup,” tutur Novi kepada wartawan.
Jasad korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 06.00 WIB di rumah kontrakan yang berada tak jauh dari tempat tinggal korban. Menurut Novi, rumah tersebut sebelumnya tidak menimbulkan kecurigaan warga, bahkan penghuninya sempat ikut dalam upaya pencarian. “Kami sempat mengetuk rumah-rumah warga satu per satu. Rumah itu juga ikut membantu mencari, jadi tidak ada yang curiga,” katanya.
Novi juga menceritakan bahwa korban terakhir terlihat bermain sepeda dan membeli jajanan di sekitar rumah sebelum menghilang. “Sekitar jam 10 pagi masih terlihat main sepeda dan beli jajan. Setelah itu tidak tahu ke mana. Baru ketemu sekarang dalam kondisi meninggal,” ujarnya dengan nada lirih.
Kapolresta Cilacap Kombes Pol Budi Adhi Buwono menjelaskan, korban sempat pulang ke rumah dan bertemu kakeknya sebelum kembali keluar untuk bermain. “Korban sempat kembali ke rumah, kemudian pamit untuk membeli es dan bermain lagi, namun hingga sore hari tidak kembali,” ujar Budi dalam keterangan pers.
Karena korban tak kunjung pulang, keluarga melapor dan pencarian dilakukan bersama warga serta aparat kepolisian hingga larut malam, namun belum membuahkan hasil.
Temuan jasad bermula ketika seorang warga menemukan karung mencurigakan di sekitar rumah kontrakan yang berjarak sekitar 20 meter dari rumah korban. “Saat diperiksa, di dalam karung terdapat plastik hitam yang membungkus tubuh anak perempuan,” kata Budi.
Polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengevakuasi jenazah ke RSUD Margono Soekarjo Banyumas untuk dilakukan autopsi guna memastikan penyebab kematian.
Dalam proses penyelidikan, penyidik telah memeriksa empat orang saksi, termasuk kakek korban dan warga yang pertama kali menemukan karung tersebut. Polisi juga masih mendalami keterlibatan pihak yang berada di rumah kontrakan lokasi penemuan jasad. “Kami menunggu hasil visum dan autopsi, sambil terus mendalami perkara ini untuk mengungkap pelaku dan motifnya,” tegas Budi.
Tragedi ini meninggalkan duka mendalam bagi warga setempat, yang tidak menyangka peristiwa memilukan tersebut terjadi di lingkungan mereka yang selama ini dikenal aman dan guyub. []
Admin03
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan