JAWA TIMUR – Aksi kejahatan bermodus pecah kaca mobil kembali terjadi di jalur nasional Pantura Situbondo. Kali ini, uang tunai senilai Rp140 juta milik seorang warga raib digondol pelaku saat korban berhenti sejenak di pinggir jalan.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Raya Pantura, tepatnya di Desa Lamongan, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Situbondo. Korban diketahui bernama Ahmad Dullah (49), warga Desa Sumberejo, Kecamatan Banyuputih.
Kapolsek Arjasa AKP Abdullah membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut aksi perampokan berlangsung cepat dan terjadi di ruas jalan nasional yang ramai dilintasi kendaraan. “Lokasinya di jalur nasional wilayah Desa Lamongan. Kejadiannya berlangsung siang hari,” ujar Abdullah kepada wartawan.
Berdasarkan keterangan kepolisian, korban baru saja menarik uang tunai dalam jumlah besar dari bank. Uang tersebut disimpan di dalam mobil Toyota Innova yang dikendarainya saat hendak pulang ke rumah.
Dalam perjalanan, korban berhenti di sebuah warung di kawasan hutan jati milik Perhutani untuk membeli minuman es legen. Saat korban dan seorang saksi turun dari kendaraan, situasi mendadak berubah. “Ketika korban berada di warung, alarm mobilnya tiba-tiba berbunyi,” kata Abdullah.
Korban langsung bergegas kembali ke mobil. Namun sesaat kemudian, dua pria tak dikenal terlihat melarikan diri sambil membawa tas berwarna cokelat yang berisi uang tunai Rp140 juta milik korban.
Aksi tersebut diduga telah direncanakan, mengingat pelaku memanfaatkan kelengahan korban di lokasi sepi. Polisi kini tengah mengumpulkan keterangan saksi serta menelusuri jejak pelaku untuk mengungkap identitas dan keberadaan mereka.
Kasus ini menambah daftar panjang kejahatan pecah kaca yang menyasar korban usai menarik uang dalam jumlah besar, khususnya di jalur lintas antarkota. []
Admin03
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan