HULU SUNGAI TENGAH – Hujan deras yang turun Minggu sore berubah menjadi mimpi buruk bagi warga di sejumlah wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST). Sekitar pukul 15.55 Wita, Minggu (01/02/2026), angin puting beliung menyapu permukiman, merobohkan pepohonan, dan merusak rumah serta fasilitas umum.
Cuaca ekstrem itu datang tanpa tanda panjang. Warga di beberapa kecamatan mengaku panik saat angin berputar disertai hujan lebat menghantam atap rumah dan menutup akses jalan utama.
Sehari berselang, BPBD HST merilis hasil pendataan awal. Laporan sementara menunjukkan puluhan bangunan terdampak, dengan sebaran kerusakan di Kecamatan Barabai, Pandawan, dan Labuan Amas Selatan.
Di Desa Kayu Bawang, Kecamatan Barabai, satu rumah warga mengalami kerusakan cukup parah dengan estimasi sekitar setengah bangunan terdampak. Masih di Barabai, sebuah tempat usaha di Kelurahan Barabai Darat turut terkena dampak meski masuk kategori ringan.
Selain kerusakan bangunan, pohon tumbang dilaporkan di beberapa titik, di antaranya Barabai Darat, Desa Mandingin, dan Benawa Tengah. Pohon-pohon tersebut sempat menutup badan jalan dan menghambat mobilitas warga sebelum akhirnya dievakuasi petugas.
Kerusakan juga tercatat di Kecamatan Pandawan. Sebuah rumah di Desa Mahang Matang Landung mengalami kerusakan atap dengan tingkat kerusakan sekitar 15 persen.
Sementara itu, dampak paling mencolok terjadi di Desa Bangkal, Kecamatan Labuan Amas Selatan. Atap parkiran Kantor BPBD dan Damkar HST dilaporkan rusak total, disusul kerusakan pada beberapa rumah warga di Desa Panggang Marak dengan tingkat keparahan yang beragam.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD HST, Kasidarlog Fitriadinoor, menyebut pihaknya langsung mengerahkan tim untuk memastikan kondisi lapangan dan kebutuhan warga terdampak.
“Begitu menerima laporan, tim kami bergerak melakukan penilaian cepat. Fokus kami memastikan data kerusakan akurat dan penanganan bisa segera dilakukan,” kata Kasidarlog, Senin (02/02/2026).
Menurutnya, data yang dihimpun masih bersifat awal dan berpotensi bertambah seiring pendataan lanjutan di lapangan. “Laporan ini belum final. Kami terus memperbarui sesuai temuan terbaru dari tim,” ujarnya.
BPBD HST mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras disertai angin kencang, mengingat potensi cuaca ekstrem masih bisa terjadi dalam beberapa waktu ke depan. []
Admin03
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan