Asap Hitam Selimuti Teheran, Pasar Jannat Terbakar

TEHERAN — Kebakaran hebat yang melanda kawasan pasar tradisional di Teheran bagian barat pada Selasa (03/02/2026) menyoroti kembali kerentanan pusat-pusat perdagangan padat terhadap risiko kebakaran. Meski kobaran api sempat membesar dan memicu kepanikan luas, otoritas setempat memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Peristiwa terjadi di kawasan Pasar Jannat Abad, salah satu area perdagangan dengan kepadatan kios dan bangunan yang saling berdekatan. Api dilaporkan muncul pada pagi hingga siang hari dan dengan cepat menjalar, memunculkan asap hitam pekat yang terlihat dari berbagai sudut kota Teheran.

Komandan operasi layanan darurat Teheran, Mohammad Behnia, mengatakan fokus utama petugas sejak awal adalah memastikan keselamatan pedagang dan warga di sekitar lokasi.

“Prioritas kami adalah mengevakuasi area dan memastikan tidak ada warga yang terjebak. Sampai saat ini, kami tidak menerima laporan korban luka maupun korban meninggal,” kata Behnia dalam keterangan kepada media pemerintah.

Kepulan asap yang membubung tinggi membuat aktivitas di sekitar pasar sempat terhenti. Aparat keamanan menutup sejumlah akses jalan dan meminta warga menjauh dari lokasi demi menghindari risiko lanjutan.

Juru bicara Dinas Pemadam Kebakaran Teheran, Jalal Maleki, menyebut skala kebakaran cukup besar sehingga membutuhkan pengerahan banyak unit pemadam dari berbagai sektor kota.

“Luasnya area pasar dan jarak bangunan yang rapat membuat proses pemadaman menjadi menantang. Asap kebakaran bahkan dapat terlihat dari jarak yang cukup jauh,” ujar Maleki.

Televisi pemerintah Iran melaporkan puluhan petugas pemadam kebakaran dikerahkan sesaat setelah api terdeteksi. Strategi pemadaman dilakukan dengan melokalisasi titik api agar tidak merembet ke bangunan lain, mengingat sebagian besar kios menggunakan material yang mudah terbakar.

Sejumlah rekaman video yang beredar di media lokal dan media sosial memperlihatkan kobaran api besar disertai asap hitam tebal, sementara warga dan pedagang terlihat menyaksikan dari kejauhan. Meski situasi sempat mencekam, aparat berhasil mengendalikan kerumunan dan menjaga area tetap steril.

“Kami meminta warga tidak mendekat karena masih ada risiko runtuhan dan api susulan,” ujar seorang petugas di lokasi kejadian.

Hingga Selasa siang, otoritas belum mengumumkan penyebab kebakaran maupun estimasi kerugian material akibat insiden tersebut. Aktivitas perdagangan di kawasan Pasar Jannat Abad dipastikan terganggu sementara waktu hingga proses pendinginan dan pemeriksaan bangunan selesai.

Pihak berwenang menyatakan penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan sumber api serta mengevaluasi sistem keselamatan di kawasan pasar guna mencegah kejadian serupa terulang. []

Admin04

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com