Warga Geger, Pelajar Tewas Diduga Diserang ODGJ

HULU SUNGAI TENGAH – Suasana Desa Hilir Banua, Kecamatan Pandawan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, mendadak mencekam setelah seorang pelajar berusia 13 tahun ditemukan tewas akibat serangan senjata tajam, Selasa 3 Februari 2026 malam. Peristiwa ini memicu ketakutan warga karena pelaku diduga merupakan tetangga korban sendiri.

Korban berinisial AFR diduga diserang secara tiba-tiba di dalam rumahnya. Serangan tersebut membuat korban mengalami luka serius dan tidak tertolong. Aparat kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk mengamankan situasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara.

Kepala Sub Seksi Humas Polres HST, Aiptu M. Husaini, menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan awal menunjukkan korban mengalami luka akibat benda tajam.

“Dari hasil pemeriksaan sementara, terdapat luka serius di bagian leher sebelah kanan korban yang diduga disebabkan oleh senjata tajam,” ujar Husaini, Rabu (04/02/2026).

Menurut keterangan saksi, pelaku diduga masuk ke rumah korban secara paksa sebelum melakukan penyerangan. Sejumlah warga mengaku sempat mendengar suara gaduh sesaat sebelum jeritan korban terdengar dari dalam rumah.

“Ada saksi yang mendengar pintu rumah korban seperti didobrak, lalu tak lama kemudian terdengar teriakan dari dalam rumah,” kata Husaini.

Usai kejadian, pelaku diketahui melarikan diri. Namun, beberapa warga sempat melihat seorang pria keluar dari rumah korban sambil membawa senjata tajam jenis parang, yang diduga digunakan dalam penyerangan tersebut.

“Beberapa saksi melihat seseorang yang diduga pelaku keluar dari rumah korban dengan menenteng parang. Dari keterangan itu, kami memastikan pelaku merupakan tetangga korban,” jelasnya.

Polisi bergerak cepat dan berhasil mengamankan terduga pelaku. Saat ini, yang bersangkutan telah ditahan di sel Polres HST untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Terkait informasi yang beredar bahwa pelaku merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), pihak kepolisian menyatakan masih melakukan pendalaman.

“Ada dugaan pelaku mengalami gangguan kejiwaan, namun hal tersebut masih kami selidiki dan akan dibuktikan melalui pemeriksaan lanjutan,” pungkas Husaini.

Kasus ini menyisakan trauma mendalam bagi warga setempat dan memunculkan kekhawatiran terkait keamanan lingkungan permukiman. []

Admin04

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com