Penembakan Perwira Tinggi Guncang Moskow, Rusia Tuduh Ukraina

MOSKOW – Ketegangan antara Rusia dan Ukraina kembali meningkat setelah seorang perwira tinggi militer Rusia, Letnan Jenderal Vladimir Alexeyev, menjadi sasaran penembakan di ibu kota Moskow. Insiden ini langsung memantik tudingan keras dari pemerintah Rusia yang menilai serangan tersebut sebagai upaya sistematis untuk merusak peluang dialog damai kedua negara.

Alexeyev, yang menjabat Wakil Kepala Badan Intelijen Militer Rusia (GRU), dilaporkan ditembak oleh pelaku bersenjata tak dikenal pada Jumat (06/02/2026) pagi. Peristiwa terjadi di kompleks apartemennya ketika ia hendak beraktivitas. Aparat keamanan segera mengevakuasi korban ke rumah sakit, sementara lokasi kejadian langsung disterilkan.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menyampaikan bahwa Moskow memandang insiden ini bukan sekadar aksi kriminal biasa. Pemerintah Rusia menilai penembakan tersebut berkaitan erat dengan dinamika konflik Rusia–Ukraina yang masih berlangsung. Menurut Lavrov, kepemimpinan Ukraina dinilai berupaya menciptakan ketidakstabilan agar jalur perundingan tidak berjalan.

Ia menyebut bahwa rangkaian serangan terhadap pejabat tinggi Rusia menunjukkan pola yang disengaja, terutama ketika pembahasan mengenai kemungkinan negosiasi kembali mencuat. Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan posisi Moskow yang menilai Kyiv bertanggung jawab atas meningkatnya ancaman terhadap elite keamanan Rusia.

Hingga kini, kondisi terkini Alexeyev belum diumumkan secara resmi. Kementerian Pertahanan Rusia memilih tidak memberikan keterangan rinci. Namun, sejumlah media Rusia melaporkan bahwa korban mengalami luka tembak di beberapa bagian tubuh setelah disergap di area lobi lift apartemen sekitar pukul 07.00 waktu setempat.

Media Kommersant melaporkan pelaku diduga telah mengintai Alexeyev sebelum melancarkan serangan. Sementara itu, laporan lain menyebutkan korban sempat berada dalam kondisi kritis setelah ditembak dari jarak dekat.

Insiden ini menambah daftar panjang serangan terhadap pejabat keamanan Rusia sejak Moskow melancarkan invasi besar-besaran ke Ukraina. Sebelumnya, pada Desember 2024, Letnan Jenderal Igor Kirillov tewas akibat ledakan bom yang dipasang pada skuter listrik di dekat apartemennya di Moskow. Rusia kala itu juga menuding Ukraina berada di balik aksi tersebut.

Sejak akhir 2024, tercatat sedikitnya empat pejabat keamanan Rusia tewas akibat serangan di Moskow dan wilayah sekitarnya. Hingga berita ini diturunkan, pihak Ukraina belum memberikan pernyataan resmi terkait penembakan Alexeyev. []

Redaksi4

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com