NUSANTARA – Ribuan langkah sehat menyemarakkan pagi di Ibu Kota Nusantara (IKN). Sekitar 1.000 peserta berlari menelusuri Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), menyelesaikan rute 5 kilometer sambil menikmati panorama kota yang asri dan futuristik.
Minggu (08/02/2026), Bank Indonesia IKN bekerja sama dengan Otorita IKN dan berbagai pemangku kepentingan menyelenggarakan Nusantara QRIS Run 5K, sebuah acara yang memadukan olahraga dengan edukasi digital. Tujuannya jelas: memperkenalkan sekaligus mendorong penggunaan sistem pembayaran digital melalui QRIS, sebagai bagian dari percepatan digitalisasi transaksi keuangan di Kalimantan Timur.
Kepala Sekretariat Kerja Bersama (SKB) Bank Indonesia IKN, Syachman Perdymer, menekankan, acara ini lebih dari sekadar ajang olahraga. Ia menyebut lari santai sambil belajar tentang digitalisasi menjadi cara efektif untuk membiasakan masyarakat dengan teknologi keuangan terbaru.
“Ini bukan sekadar lomba lari. Kita ingin masyarakat bisa sehat, menikmati kota IKN yang menakjubkan, dan sekaligus familiar dengan QRIS. Digitalisasi itu dekat dan bisa dinikmati semua orang,” ungkap Syachman.
Deputi Transformasi Hijau dan Digital Otorita IKN, Agung Indrajit, menambahkan bahwa olahraga dan edukasi digital bisa berjalan beriringan. Menurutnya, kegiatan ini menjadi pintu masuk memperkenalkan literasi ekonomi secara kreatif dan inklusif.
“Kita ingin memperlihatkan bahwa olahraga dan digitalisasi bisa bersatu. Nantinya, BI, Otorita IKN, dan BPS akan terus berkolaborasi, menghadirkan informasi pasar, inflasi, dan literasi ekonomi bagi pedagang serta warga secara interaktif, berbeda dari model yang ada di Jakarta,” jelas Agung.
Acara Nusantara QRIS Run menunjukkan bahwa transformasi digital tidak harus formal dan kaku. Perpaduan antara gaya hidup sehat dan literasi ekonomi digital membentuk ekosistem kota masa depan yang inklusif, edukatif, dan menyenangkan bagi semua lapisan masyarakat di IKN. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan