Video Razia Jadi Polemik, Bhayangkari Akui Kekeliruan

MELAWI – Rekaman video seorang perempuan yang mengaku lolos dari razia lalu lintas setelah menunjukkan identitas Bhayangkari memicu sorotan warganet. Konten berdurasi kurang dari satu menit itu beredar luas di media sosial dan menimbulkan beragam tanggapan publik.

Perempuan dalam video diketahui bernama Ria Vera Andriani, istri dari anggota Polres Melawi, Bripka Rahmat Walliansen. Video tersebut awalnya diunggah melalui akun media sosial pribadinya sebelum kemudian disebarkan ulang oleh sejumlah akun informasi.

Dalam rekaman, ia tampak memberitahukan adanya pemeriksaan kendaraan di kawasan Bundaran Tugu Juang 2. Tak lama setelah itu, ia merekam momen ketika dirinya dihentikan petugas dan menunjukkan kartu identitas Bhayangkari. Ia menyebut situasi pemeriksaan berlangsung santai setelah identitas tersebut diperlihatkan. “Saya sempat diberhentikan saat razia, lalu menunjukkan kartu Bhayangkari. Setelah itu petugas terlihat santai dan pemeriksaan berjalan ringan,” tuturnya dalam video yang beredar.

Perempuan tersebut juga memperlihatkan kelengkapan dokumen berkendara yang dimilikinya. Ia menegaskan Surat Izin Mengemudi masih berlaku sehingga tidak ada pelanggaran yang ditemukan. “SIM saya lengkap dan masih aktif, sehingga saya bisa melanjutkan perjalanan,” ujarnya.

Unggahan tersebut kemudian menuai kritik dari warganet karena dinilai menimbulkan kesan adanya perlakuan istimewa. Menanggapi polemik yang berkembang, Ria Vera Andriani bersama suaminya menyampaikan klarifikasi sekaligus permintaan maaf secara terbuka.

Dalam pernyataannya, ia mengakui unggahan tersebut telah menimbulkan kegaduhan di ruang publik. “Saya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas video yang saya unggah hingga menimbulkan keresahan,” ucapnya.

Ia juga menegaskan tidak memiliki maksud menyombongkan diri ataupun mencoreng nama baik Bhayangkari maupun institusi Polri. “Tidak ada niat untuk membanggakan diri ataupun merugikan organisasi. Saya berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tersebut,” katanya.

Polres Melawi membenarkan bahwa perempuan dalam video viral tersebut merupakan anggota Bhayangkari di lingkungan mereka. Pihak kepolisian menyebut yang bersangkutan telah dimintai klarifikasi serta diberikan pembinaan internal. “Yang bersangkutan sudah membuat pernyataan maaf dan telah dilakukan langkah pembinaan,” jelas Kasi Humas Polres Melawi Aiptu Samsi, Senin (09/02/2026).

Kepolisian juga mengingatkan bahwa seluruh warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum. Masyarakat, termasuk keluarga anggota Polri, diminta lebih bijak menggunakan media sosial agar tidak menimbulkan persepsi negatif terhadap institusi.

Sementara itu, akun media sosial milik Ria Vera Andriani kini tidak dapat diakses publik karena diatur dalam mode privat. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com