Gambar Ilustrasi

Tragedi Tambang Manual di Lebak, Satu Pekerja Meninggal

BANTEN — Kecelakaan kerja kembali terjadi di area penambangan batu tradisional di Kabupaten Lebak. Seorang warga Kampung Cikadu, Desa Ciakar, Kecamatan Gunungkencana, Ubaidillah (36), meninggal dunia setelah tertimpa longsoran batu saat melakukan aktivitas penambangan, Selasa (10/02/2026).

Insiden nahas itu bermula ketika korban tengah memecah batu di bagian bawah tebing tambang. Secara tiba-tiba, bongkahan batu besar dari atas tebing runtuh dan langsung menimpa tubuh korban sehingga ia tidak sempat menyelamatkan diri.

Kapolsek Gunungkencana AKP Supar mengatakan, keterangan saksi di lokasi menyebut korban sedang bekerja seperti biasa sebelum longsoran terjadi tanpa tanda-tanda. “Korban sedang membelah batu di bagian bawah. Di atasnya ada batu besar, lalu batu itu longsor dan langsung menimpa korban,” ujarnya, Selasa.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka berat dan dinyatakan meninggal dunia di tempat. “Korban dinyatakan meninggal di lokasi kejadian,” kata Supar.

Ia menambahkan, tambang batu tempat peristiwa terjadi merupakan milik warga setempat dan aktivitas penambangan dilakukan secara tidak rutin. “Tidak setiap hari beroperasi, hanya bersifat musiman,” ucapnya.

Peristiwa ini kembali menyoroti tingginya risiko keselamatan pada aktivitas penambangan manual tanpa perlindungan memadai. Aparat mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati serta memperhatikan faktor keamanan saat bekerja di area rawan longsor. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com