Kotim Hadirkan Kelotok, Sungai Jadi Ikon Wisata dan Aktivitas Ekonomi

KOTAWARINGIN TIMUR – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) resmi menghadirkan kelotok wisata untuk susur sungai Pulau Hanibung, langkah strategis yang sekaligus menghidupkan kembali peran sungai sebagai jalur transportasi sekaligus penggerak ekonomi lokal.

Peluncuran kelotok dilakukan langsung oleh Bupati Kotim, Halikinnor, di Kecamatan Kota Besi, Minggu (08/02/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah membuka akses wisata baru sekaligus meningkatkan konektivitas wilayah berbasis transportasi air.

“Peluncuran kelotok susur sungai ini bukan hanya menghadirkan sarana transportasi air, tapi juga sebagai langkah strategis untuk membuka jalur wisata dan mendukung konektivitas antarwilayah,” ujar Halikinnor, Senin (09/02/2026).

Menurut Halikinnor, kehadiran kelotok wisata ini diharapkan bisa menjadi simbol menghidupkan kembali budaya sungai, yang telah lama menjadi bagian penting dalam sejarah dan kehidupan masyarakat Kotim. Ia menekankan bahwa program susur sungai Pulau Hanibung dirancang tidak hanya sebagai sarana transportasi, tetapi juga wisata edukatif, jalur interaksi sosial, sekaligus penggerak ekonomi warga setempat.

“Kami ingin kelotok ini dikelola dengan baik dan berkelanjutan, aman, serta memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Harapannya, Pulau Hanibung bisa menjadi destinasi wisata baru yang membanggakan Kotim,” kata Halikinnor.

Tidak hanya soal pariwisata, Halikinnor juga menyinggung pentingnya pemerataan pelayanan kesehatan. Program seperti sunatan massal dan pengobatan gratis menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang membutuhkan. Menurutnya, semua fasilitas baik transportasi maupun layanan kesehatan harus dikelola secara berkelanjutan agar manfaatnya dirasakan jangka panjang.

Bupati Kotim juga mengajak masyarakat untuk menjaga kebersamaan serta menumbuhkan rasa cinta terhadap potensi daerah, terutama potensi wisata berbasis sungai yang menjadi ciri khas Kotim. Ia menegaskan, pemerintah daerah tetap berkomitmen menghadirkan program pembangunan yang langsung menyentuh kebutuhan warga, sekaligus mendorong pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

“Mari gunakan momentum ini untuk memperkuat kebersamaan, meningkatkan kepedulian sosial, serta menumbuhkan semangat hidup sehat dan cinta terhadap potensi daerah,” pungkas Halikinnor. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com