KETAPANG – Percobaan melarikan diri seorang warga negara asing asal China, Liu Xiaodong, berakhir di tangan petugas Imigrasi Entikong sebelum sempat menyeberang ke Malaysia. Liu diketahui tengah menjalani status tahanan rumah dari Pengadilan Negeri Ketapang terkait perkara dugaan kekerasan dan pencurian aset tambang milik PT Sultan Rafi Mandiri (SRM).
Pengamanan di wilayah perbatasan itu sekaligus menguak kembali rangkaian persoalan hukum yang terjadi pada periode pengelolaan lama perusahaan tambang tersebut. Kuasa hukum PT SRM, Muchamad Fadzri, menilai langkah aparat menunjukkan komitmen serius dalam mencegah tersangka keluar dari yurisdiksi hukum Indonesia.
“Penggagalan ini menegaskan bahwa aparat bergerak cepat. Perbuatan pidana yang disangkakan kepada Liu terjadi ketika perusahaan masih berada di bawah manajemen sebelumnya,” ujarnya, Selasa (10/02/2026).
Fadzri menjelaskan, struktur lama perusahaan melibatkan Pamar Lubis dan investor asing Li Chang Jin yang kini masuk daftar pencarian orang serta berstatus red notice Interpol dalam perkara dugaan pencucian uang. “Li Chang Jin tidak pernah memenuhi panggilan penyidik sehingga status buron internasional diterbitkan,” katanya.
Selain kasus penganiayaan, Liu juga diduga terseret perkara lain seperti penggunaan listrik ilegal dan pemakaian bahan peledak dalam aktivitas pertambangan tanpa izin.
Pihak perusahaan menegaskan manajemen saat ini tidak memiliki hubungan dengan tindakan para pihak pada periode sebelumnya. Bahkan, langkah administratif berupa pencabutan sponsor dan izin tinggal tenaga kerja asing telah diajukan sejak Oktober 2025. “Itu bentuk kepatuhan kami terhadap proses hukum sekaligus penegasan bahwa pengelolaan lama sudah berakhir,” tutur Fadzri.
Perkara Liu telah dinyatakan lengkap dan segera disidangkan di Pengadilan Negeri Ketapang pada 19 Februari 2026. Upaya pelarian yang gagal tersebut kini menjadi sorotan terhadap efektivitas pengawasan tahanan rumah di kawasan perbatasan. “Kami mendukung penuh proses hukum berjalan hingga tuntas,” pungkasnya. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan