Kemiskinan Paser Turun, Namun Kemiskinan Ekstrem Masih Tantangan

PASER – Tingkat kemiskinan di Kabupaten Paser menunjukkan tren penurunan yang signifikan dalam dua tahun terakhir. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Paser mencatat angka kemiskinan pada 2024 berada di level 8,63 persen dan menurun menjadi 8,13 persen pada 2025. Penurunan ini dinilai tidak terlepas dari berbagai program pemerintah yang berfokus pada pembangunan infrastruktur serta penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat.

Kepala BPS Kabupaten Paser, Bayu, menyampaikan bahwa perbaikan kualitas infrastruktur, khususnya jalan, menjadi salah satu faktor penting yang mendorong penurunan angka kemiskinan di daerah tersebut. Selain itu, berbagai program bantuan pemerintah juga berkontribusi dalam meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.

“Kita tahu sendiri pemerintah pada periode ini sedang gencar-gencarnya meningkatkan kualitas infrastruktur terutama infrastruktur jalan. Kemudian penurunan angka kemiskinan ini juga karena berbagai macam program dari pemerintah yang bisa meningkatkan tingkat pendapatan masyarakat sekaligus juga menjaga stabilitas harga-harga bahan pokok”, jelasnya Rabu (11/02/2026).

Ia menambahkan, pembangunan jalan dan jembatan memberi dampak langsung terhadap kemudahan aksesibilitas masyarakat dalam menjalankan aktivitas ekonomi sehari-hari. Dengan akses yang lebih baik, masyarakat dapat lebih mudah menuju lahan pertanian maupun mendistribusikan hasil produksi ke pasar.

“Masyarakat jadi lebih mudah untuk datang ke kebun, lebih mudah memasarkan hasil kebunnya ke pasar, sehingga secara singkat akan meningkatkan pendapatan masyarakat. kalau pendapatan masyarakatnya meningkat, masyarakat akan lebih mampu untuk memenuhi kebutuhan dasarnya, sehingga ujungnya adalah garis kemiskinan akan menjadi turun”, tambahnya.

Selain persentase kemiskinan, BPS Paser juga mengukur indeks kedalaman kemiskinan serta indeks ketahanan kemiskinan. Indikator ini digunakan untuk melihat seberapa jauh jarak pendapatan kelompok masyarakat miskin terhadap garis kemiskinan. Semakin lebar jaraknya, semakin besar pula upaya yang dibutuhkan untuk mengentaskan kemiskinan.

“Jadi penduduk yang di bawah garis kemiskinan itu kan banyak ya, Jadi ada yang pendapatannya itu mendekati garis kemiskinan, ada juga yang berada jauh di bawah garis kemiskinan. Nah biasanya kalau yang mendekati garis kemiskinan itu dia sudah terentaskan dari kemiskinan, jadi sudah bisa naik di atas garis kemiskinan. Tapi yang berada di bawahnya ini yang agak sulit untuk terentaskan atau naik dari garis kemiskinan”.

Berdasarkan data 2024, indeks kedalaman kemiskinan di Kabupaten Paser tercatat sebesar 1,47 atau mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi ini menunjukkan masih adanya kelompok masyarakat yang berada jauh di bawah garis kemiskinan sehingga membutuhkan intervensi kebijakan yang lebih kuat dan terarah.

“Jadi penduduk yang pada tahun pada tahun 2024 mungkin masih berada di bawah garis kemiskinan karena adanya program-program dari pemerintah itu mereka bisa naik ke atas. Namun jarak antara kelompok yang bisa naik ke atas garis kemiskinan dengan kelompok yang berada di bawahnya ini menjadi agak jauh, sehingga hanya kelompok yang mendekati garis kemiskinan yang bisa naik, sementara kelompok yang jauh dari garis kemiskinan itu tetap berada di bawah. Hal inilah yang menyebabkan indeks kedalaman kemiskinannya meningkat karena yang dekat dengan garis kemiskinan itu sudah terlampaui yang hanya tersisa kelompok-kelompok yang jauh dari garis kemiskinan”, pungkasnya.

Secara keseluruhan, penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Paser menjadi indikator positif keberhasilan program pembangunan daerah. Meski demikian, tantangan pengentasan kemiskinan ekstrem masih memerlukan perhatian serius melalui kebijakan yang lebih terfokus pada kelompok masyarakat paling rentan agar penurunan kemiskinan dapat berlangsung secara berkelanjutan. []

Penulis: Wiwik Rahmawati | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com