Hujan Deras Picu Banjir Bogor, Puluhan Rumah Terendam

JAWA BARAT — Banjir yang menerjang Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, menyisakan dampak pada puluhan hunian warga. Sedikitnya 73 rumah tercatat terdampak dengan kondisi bervariasi, mulai dari sekadar terendam air hingga mengalami kerusakan pada bagian bangunan, Kamis, (12/02/2026).

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor menunjukkan sebaran dampak terjadi di lima rukun tetangga. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M. Adam Hamdani, menjelaskan wilayah RT 01/01 menjadi lokasi dengan jumlah terdampak terbanyak, yakni 21 rumah yang sempat tergenang tanpa kerusakan struktural.
“Di RT 01 terdapat 21 rumah yang terendam, tetapi tidak ditemukan kerusakan bangunan,” ujarnya.

Kondisi serupa juga terjadi di RT 02/01. Empat rumah di wilayah tersebut terdampak genangan air, namun seluruh bangunan masih dalam keadaan utuh. “Genangan hanya bersifat sementara dan tidak merusak struktur rumah warga,” kata Adam.

Kerusakan mulai ditemukan di RT 03/01. Satu rumah mengalami kerusakan ringan akibat tembok dapur yang jebol, sementara sembilan rumah lain hanya terdampak banjir tanpa kerusakan berarti. Situasi lebih berat terlihat di RT 04/01, di mana tiga rumah mengalami kerusakan kategori sedang karena bagian dinding samping roboh. Selain itu, 11 rumah lainnya sempat terendam air.

Adapun di RT 05/01, satu rumah dilaporkan mengalami kerusakan sedang setelah tembok kamar jebol, sedangkan 23 rumah lain hanya terdampak genangan. “Sebagian besar rumah memang terendam, tetapi kerusakan bangunan tergolong terbatas,” tutur Adam.

Meski sempat menimbulkan kepanikan, kondisi terkini di Desa Cijayanti dilaporkan berangsur pulih. Air telah surut dan proses pembersihan material sisa banjir dilakukan bersama oleh warga dan aparat. “Situasi sudah aman dan terkendali, evakuasi serta pembersihan terus dilakukan,” kata Kasat Samapta Polres Bogor AKP Yogi Nugraha.

Banjir sebelumnya juga melanda Desa Bojong Koneng di hari yang sama. Hujan deras dengan durasi panjang menyebabkan anak sungai di kawasan perumahan meluap sambil membawa lumpur dan bebatuan. “Curah hujan tinggi membuat aliran kali kecil meluber hingga masuk ke permukiman,” ujar Kasi Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Andi Sumardi, Rabu, 11 Februari 2026.

Dalam peristiwa tersebut, satu unit mobil sempat terseret arus banjir. Kendaraan itu akhirnya berhasil dievakuasi petugas setelah arus mulai melemah. “Kendaraan roda empat yang terbawa arus sudah berhasil diamankan,” ucap Andi.

Rekaman kejadian beredarnya mobil yang hanyut turut menyebar di media sosial. Video memperlihatkan arus banjir berwarna cokelat mengalir deras di jalan kawasan perumahan hingga menyeret mobil yang tengah terparkir. Bagian bodi kendaraan tampak rusak dengan kaca belakang pecah.

Menurut BPBD, lokasi hanyutnya mobil berada di area perumahan yang dilintasi aliran kali kecil di tengah proyek pembangunan. “Mobil tersebut parkir di sekitar jalur aliran air sehingga terseret saat debit meningkat,” kata Andi menjelaskan.

Peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya kewaspadaan warga terhadap potensi banjir kiriman saat hujan ekstrem mengguyur wilayah Bogor dan sekitarnya. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com