TARAKAN – Kota Tarakan mempercepat langkah pencegahan penyakit hewan menular melalui pelaksanaan akselerasi vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang digelar Kamis (12/2/2026) di Kelurahan Karang Harapan. Program ini menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan ternak sekaligus melindungi keberlangsungan usaha peternakan masyarakat.
Wali Kota Tarakan, Khairul, membuka langsung kegiatan tersebut dan secara simbolis menyuntikkan vaksin kepada sapi milik warga. Pemerintah kota menyiapkan sedikitnya 255 dosis vaksin PMK yang akan diberikan kepada ternak sapi guna menekan potensi penyebaran penyakit di wilayah tersebut.
Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa langkah pencegahan tetap harus diperkuat meskipun tren kasus PMK secara nasional menunjukkan penurunan. “Kita tidak boleh lengah karena Indonesia belum sepenuhnya bebas dari PMK. Vaksinasi ini menjadi ikhtiar melindungi ternak agar tetap sehat dan produktif,” ujarnya, sebagaimana dilansir laman resmi Pemerintah Kota Tarakan.
Menurutnya, keberhasilan pengendalian PMK sangat bergantung pada kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat, provinsi, hingga peternak di tingkat lokal. Ia pun menyampaikan apresiasi atas dukungan penyediaan vaksin sehingga program vaksinasi dapat berjalan sesuai rencana di Tarakan.
Selain aspek kesehatan hewan, vaksinasi juga dinilai berdampak langsung terhadap ketahanan pangan dan kesejahteraan peternak. “Jika ternak terlindungi, produktivitas meningkat dan pendapatan peternak ikut terjaga,” katanya menambahkan.
Pada kesempatan yang sama, wali kota berdialog dengan para peternak dan pelaku usaha sapi untuk menyerap aspirasi serta mengetahui kendala yang mereka hadapi di lapangan. Masukan tersebut diharapkan menjadi dasar penyusunan kebijakan lanjutan guna memperkuat sektor peternakan daerah.
Pemerintah kota menargetkan kegiatan vaksinasi berjalan berkelanjutan dengan cakupan yang semakin luas. Upaya ini diharapkan mampu memastikan Tarakan tetap berada dalam kondisi aman dari ancaman PMK sekaligus menjaga stabilitas produksi pangan berbasis peternakan. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan