Kondisi jalan licin dan menurun di kawasan Puncak menyebabkan kecelakaan dua sepeda motor yang menewaskan remaja 15 tahun.
JAWA BARAT – Kondisi jalan menurun dan licin usai hujan di Jalan Raya Puncak, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menjadi faktor risiko dalam kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa seorang remaja berusia 15 tahun, Jumat (27/03/2026).
Peristiwa tragis tersebut melibatkan dua sepeda motor yang bertabrakan setelah korban terjatuh dan tergelincir di jalur menurun. Kecelakaan terjadi saat korban berboncengan melaju dari arah Puncak menuju Gadog.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor (Polres) Bogor, Ares Rahman, menjelaskan bahwa kondisi jalan menjadi salah satu faktor yang memicu insiden tersebut.
“Kondisi cuaca mendung siang hari, permukaan jalan basah setelah hujan, kontur geografis jalan lurus menurun panjang,” ucapnya.
Ia menyebut, saat tiba di lokasi kejadian, sepeda motor yang dikendarai korban kehilangan kendali hingga tergelincir ke sisi kanan jalan. Pada saat bersamaan, kendaraan lain dari arah berlawanan melaju dan tabrakan tidak dapat dihindari.
“Akibat dari kecelakaan tersebut meninggal dunia satu orang, pengendara motor Honda BeAT berusia 15 tahun,” kata Ares Rahman dalam keterangannya, sebagaimana diberitakan Detiknews, Sabtu, (28/03/2026).
Korban dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP) setelah mengalami luka serius.
“Korban mengalami luka terbuka di dagu, mengeluarkan darah dari mulut dan hidung, dan luka memar di mata, meninggal di TKP (tempat kejadian perkara),” ujarnya.
Selain korban meninggal, satu orang penumpang yang dibonceng juga mengalami luka berat dan langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
“Penumpang sepeda motor mengalami luka cedera di leher, memar dan lebam di bagian dada, lalu dibawa ke Rumah Sakit Paru Dr. M. Goenawan Partowidigdo Cisarua,” pungkasnya.
Kecelakaan ini menambah daftar insiden di jalur Puncak yang dikenal memiliki karakteristik jalan menurun dan rawan licin, terutama saat kondisi cuaca tidak bersahabat. Pengguna jalan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat melintasi jalur dengan kontur ekstrem dan permukaan jalan basah.
Peristiwa ini juga menjadi pengingat pentingnya keselamatan berkendara, terutama bagi pengendara usia muda, guna menekan risiko kecelakaan fatal di jalur wisata yang padat kendaraan. []
Redaksi4
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan