Eks Kepala Polisi Filipina Kabur Hindari Penangkapan ICC

Mantan Kepala Kepolisian Nasional Filipina Ronald Dela Rosa dilaporkan melarikan diri dari Gedung Senat Manila untuk menghindari penangkapan ICC terkait kasus perang narkoba era Rodrigo Duterte.

MANILA – Upaya penegakan hukum oleh Mahkamah Pidana Internasional (International Criminal Court/ICC) terhadap kasus perang narkoba di Filipina kembali menjadi sorotan setelah mantan Kepala Kepolisian Nasional Filipina Ronald Dela Rosa dilaporkan melarikan diri dari Gedung Senat Filipina untuk menghindari penangkapan.

Dela Rosa, yang kini menjabat sebagai Senator Filipina, menjadi target surat perintah penangkapan ICC terkait dugaan kejahatan terhadap kemanusiaan dalam operasi pemberantasan narkoba pada era pemerintahan mantan Presiden Rodrigo Duterte.

Mantan pimpinan Kepolisian Nasional Filipina itu diketahui bersembunyi di Gedung Senat di Manila selama sepekan terakhir. Namun, pada Senin (11/5/2026), ia dilaporkan kembali kabur setelah aparat pemerintah berupaya melakukan penangkapan hingga ke area tangga gedung tersebut.

Kasus yang menjerat Dela Rosa berkaitan dengan kebijakan perang narkoba Filipina pada periode 2016-2018. Saat itu, operasi anti-narkoba yang dipimpinnya disebut menyebabkan ribuan orang tewas, termasuk pengguna narkoba dan pengedar narkoba kelas kecil.

Sebelumnya, Rodrigo Duterte telah lebih dahulu ditangkap pada Maret 2025 dan diterbangkan ke Den Haag, Belanda, untuk menjalani proses hukum di markas ICC. Penanganan kasus tersebut memperkuat langkah ICC dalam mengusut dugaan pelanggaran hak asasi manusia dalam perang narkoba Filipina.

Dela Rosa sendiri dilaporkan menghilang dari ruang publik sejak November 2025 sebelum akhirnya muncul kembali di kompleks Senat Filipina pekan ini. Informasi mengenai pelariannya dari upaya penangkapan itu sebagaimana diberitakan Detiknews, Rabu (14/5/2026). []

Redaksi1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com