Seorang mahasiswa kehilangan iPhone dan uang tunai serta mengalami luka tikam setelah berhenti untuk membantu pengendara di Jalan Gunung Selatan, Tarakan.
TARAKAN – Niat seorang mahasiswa berinisial M.A.S. (20) membantu pengendara yang diduga mengalami kendala sepeda motor berujung perampasan dan penikaman di Jalan Gunung Selatan, Kelurahan Kampung Satu Skip, Kecamatan Tarakan Tengah, Kota Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara), Rabu (22/07/2026) malam. Polisi kini memburu pelaku yang belum diketahui identitasnya.
Korban kehilangan iPhone 13 berwarna putih dan dompet berisi uang tunai Rp3.740.000. Total kerugian materiil akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp9,74 juta. Selain kehilangan barang berharga, korban mengalami luka pada perut sebelah kiri setelah diduga ditikam menggunakan senjata tajam serta dipukul pada bagian kepala.
Kepolisian Resor (Polres) Tarakan telah menerima laporan dan menyelidiki kasus dugaan pencurian dengan kekerasan (curas) tersebut. Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Tarakan Erwin S. Manik melalui Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Tarakan Rusli mengatakan korban awalnya sedang dalam perjalanan pulang.
Rusli menjelaskan kronologi kejadian tersebut sebagaimana diberitakan Kaltara, Kamis, (23/07/2026).
“Korban saat itu sedang dalam perjalanan pulang. Di lokasi kejadian korban melihat sepasang laki-laki dan perempuan yang diduga mengalami kendala pada sepeda motornya, sehingga korban berhenti untuk membantu,” ujar IPTU Rusli, Kamis (23/07/2026).
Ketika korban sedang memberikan pertolongan, seorang tidak dikenal tiba-tiba mendatangi lokasi. Orang tersebut kemudian merampas telepon seluler dan dompet milik korban.
Pelaku diduga tidak hanya mengambil barang berharga korban, tetapi juga menikam perut sebelah kiri dan memukul kepalanya sebelum melarikan diri. Belum diketahui apakah pasangan yang sebelumnya dibantu korban memiliki keterkaitan dengan aksi tersebut.
Dalam kondisi terluka, korban masih mampu pulang ke rumah dan menceritakan kejadian itu kepada keluarganya. Keluarga kemudian membawa korban untuk memperoleh pertolongan serta melaporkan peristiwa tersebut kepada Polres Tarakan.
“Kasus ini sudah kami tangani. Penyidik telah menerima laporan, melakukan penyelidikan, mengumpulkan alat bukti, serta meminta keterangan dari para saksi. Saat ini pelaku masih dalam pengejaran,” jelas IPTU Rusli.
Polisi mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan ketika beraktivitas pada malam hari, terutama di tempat sepi atau minim penerangan. Warga yang mengetahui identitas pelaku maupun memiliki informasi terkait peristiwa tersebut diminta segera menghubungi kepolisian.
“Kami berharap masyarakat dapat bekerja sama dengan memberikan informasi yang dapat membantu proses pengungkapan kasus ini,” pungkasnya.
Penyelidikan diharapkan segera mengungkap identitas dan keberadaan pelaku sekaligus memastikan ada atau tidaknya keterlibatan pihak lain dalam peristiwa yang menyebabkan korban kehilangan harta benda dan mengalami luka tersebut. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan