1.040 Mahasiswa Berau Terima Gratispol Senilai Rp4 Miliar

Program Gratispol menjangkau 1.040 mahasiswa di Berau dengan anggaran sekitar Rp4 miliar sebagai bagian dari investasi pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia Kaltim

BERAU – Sebanyak 1.040 mahasiswa di Kabupaten Berau menerima manfaat Program Gratispol dengan dukungan anggaran sekitar Rp4 miliar. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) menegaskan program pembiayaan pendidikan tersebut menjadi investasi jangka panjang untuk memperluas akses kuliah sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Capaian penerima manfaat itu disampaikan dalam kegiatan Gratispol Connect yang digelar Pemprov Kaltim di Aula Universitas Muhammadiyah (UM) Berau, Kamis (23/07/2026). Kegiatan tersebut, sebagaimana dilansir Prokopim Berau, Kamis, (23/07/2026), menjadi ruang dialog antara pemerintah, mahasiswa, masyarakat, dan perguruan tinggi mengenai pelaksanaan Program Gratispol.

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud mengatakan, pendidikan harus menjadi fondasi utama dalam pembangunan daerah. Investasi pada sektor pendidikan dinilai dapat menghasilkan SDM yang mampu menjawab kebutuhan pembangunan dan menghadapi perubahan zaman.

“Kalau ingin membangun Kalimantan Timur, harus diawali dengan ilmu. Pendidikan adalah investasi terbaik bagi masa depan daerah,” ujarnya.

Rudy menjelaskan, Program Gratispol diperuntukkan bagi mahasiswa semester satu hingga semester delapan yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Kaltim. Ketentuan tersebut memberi kesempatan kepada mahasiswa asal Kaltim untuk memperoleh dukungan pembiayaan selama menjalani pendidikan tinggi.

Mahasiswa penerima manfaat diminta tidak sekadar memanfaatkan bantuan biaya pendidikan, tetapi juga meningkatkan kompetensi, menguasai teknologi, serta mempersiapkan diri menghadapi persaingan global.

Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menilai Program Gratispol membantu masyarakat memperoleh akses pendidikan tinggi sekaligus mendukung upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau dalam meningkatkan kualitas SDM.

“Program Gratispol menjadi kabar baik bagi masyarakat Berau. Kami berharap para mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sungguh-sungguh untuk meningkatkan kualitas diri, sehingga nantinya mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah,” kata Sri Juniarsih.

Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan berperan penting dalam menyiapkan generasi yang mampu terlibat langsung dalam pembangunan ekonomi, sosial, dan pelayanan publik di Berau.

Selain pembiayaan kuliah, Pemprov Kaltim memberikan insentif sebesar Rp500 ribu per bulan kepada guru Taman Kanak-kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD). Insentif tersebut dibayarkan langsung untuk periode enam bulan sebagai bagian dari dukungan terhadap tenaga pendidik.

Pemprov Kaltim juga menyalurkan bantuan kepada 360 penjaga rumah ibadah sebagai bentuk dukungan terhadap pelayanan sosial dan keagamaan di tengah masyarakat.

Melalui perluasan bantuan pendidikan dan insentif sosial tersebut, Pemprov Kaltim berharap kualitas SDM terus meningkat, sedangkan mahasiswa penerima Program Gratispol diharapkan menyelesaikan pendidikan dan mengembalikan manfaatnya melalui kontribusi nyata bagi pembangunan daerah. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com