MagangHub Batch 2 Masuk Seleksi, Peserta Mulai Magang 21 September

Calon peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II menjalani tahapan seleksi hingga 15 September 2026 sebelum hasil diumumkan pada 18 September dan pemagangan dimulai 21 September.

JAKARTA – Calon peserta Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Batch 2 Angkatan II Tahun 2026 memasuki tahap penentuan setelah pendaftaran ditutup. Proses rekrutmen dan seleksi oleh mitra berlangsung hingga 15 September, hasil kelulusan dijadwalkan diumumkan pada 18 September, sementara peserta yang lolos akan mulai magang pada 21 September 2026.

Tahapan tersebut menjadi krusial bagi calon peserta karena perusahaan maupun kementerian/lembaga sebagai mitra penyelenggara melakukan penilaian berdasarkan kebutuhan posisi, bidang pemagangan, serta persyaratan yang telah ditentukan.

Direktur Jenderal (Dirjen) Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Darmawansyah mengatakan proses seleksi diperlukan untuk memastikan kesesuaian antara peserta dan bidang pemagangan yang tersedia.

“Proses seleksi menjadi bagian penting untuk memastikan peserta mengikuti pemagangan sesuai bidang dan kebutuhan mitra penyelenggara,” ucap Darmawansyah sebagaimana diberitakan Kemnaker, Jumat (11/09/2026).

Calon peserta yang telah mendaftar mengikuti mekanisme seleksi sesuai ketentuan masing-masing mitra penyelenggara. Perusahaan maupun kementerian/lembaga dapat menyesuaikan proses tersebut dengan kebutuhan posisi dan kompetensi yang diperlukan.

Setelah tahapan seleksi selesai, hasilnya dijadwalkan diumumkan pada Jumat, 18 September 2026. Peserta yang dinyatakan lolos kemudian bersiap mengikuti kegiatan pemagangan mulai Senin, 21 September 2026.

Menurut Darmawansyah, pelaksanaan program tidak semata-mata ditujukan untuk menempatkan peserta di lingkungan kerja, tetapi juga harus memberikan pengalaman yang sesuai dengan kompetensi mereka.

“Kami ingin pemagangan ini menjadi kesempatan bagi peserta untuk memperoleh pengalaman kerja yang relevan dengan kompetensinya. Karena itu, proses pemagangan harus memberikan pengalaman yang mendukung pengembangan kompetensi peserta,” ujar Darmawansyah.

Kesesuaian antara kompetensi peserta dan kebutuhan mitra diharapkan membuat proses pemagangan lebih efektif sekaligus memberikan pengalaman kerja yang dapat mendukung pengembangan kemampuan peserta.

Melalui tahapan seleksi tersebut, Kemnaker berharap MagangHub mampu mempertemukan kebutuhan dunia kerja dengan kompetensi dan minat calon peserta, sehingga pemagangan tidak hanya menjadi pengalaman sementara, tetapi turut memperkuat kesiapan peserta memasuki dunia kerja. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com