Pelajar SMK Negeri 1 Tulin Onsoi menjalani seleksi fisik, kedisiplinan, dan kekompakan untuk menjadi pengibar Merah Putih pada upacara HUT ke-81 RI.
NUNUKAN – Seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Tulin Onsoi tidak hanya diarahkan untuk mencari petugas pengibar bendera, tetapi juga menjadi sarana membentuk kedisiplinan, ketahanan fisik, kekompakan, dan tanggung jawab pelajar menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia (RI).
Seleksi yang berlangsung di halaman SMK Negeri 1 Tulin Onsoi, Kecamatan Tulin Onsoi, Kabupaten Nunukan, itu melibatkan personel Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yon TP) 881/Baratama Dharma dan Kepolisian Sektor (Polsek) Sebuku–Tulin Onsoi.
Keterlibatan unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), pemerintah kecamatan, dan pihak sekolah menunjukkan adanya kolaborasi lintas lembaga dalam mempersiapkan pasukan yang akan bertugas pada upacara 17 Agustus 2026.
Para peserta menjalani penilaian terhadap kemampuan dasar baris-berbaris, kesiapan menerima instruksi, ketertiban dalam barisan, kekompakan, ketahanan fisik, serta kesungguhan mengikuti setiap tahapan seleksi.
Seleksi tersebut, sebagaimana diberitakan Simpatik, Senin, (27/07/2026), diikuti sejumlah siswa SMK Negeri 1 Tulin Onsoi yang dipersiapkan menjadi calon pengibar Sang Merah Putih pada upacara tingkat Kecamatan Tulin Onsoi.
Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Tulin Onsoi Farhan A. Bonati turut menghadiri kegiatan tersebut. Kehadirannya mencerminkan dukungan pemerintah kecamatan terhadap persiapan agenda nasional sekaligus pembinaan generasi muda di wilayah tersebut.
Dalam proses seleksi, personel Yon TP 881/Baratama Dharma dan Polsek Sebuku–Tulin Onsoi memberikan arahan kepada peserta agar mampu bergerak secara tertib, seragam, dan terkoordinasi. Kemampuan bekerja dalam satu kesatuan menjadi salah satu unsur penting dalam penilaian.
Tugas Paskibra tidak hanya berkaitan dengan rangkaian gerakan seremonial. Para peserta yang nantinya terpilih akan membawa tanggung jawab moral karena bertugas mengibarkan Merah Putih sebagai simbol perjuangan, persatuan, dan kedaulatan bangsa.
Karena itu, calon anggota Paskibra dituntut memiliki kesiapan fisik dan mental, mampu mematuhi aturan, serta menempatkan kepentingan kelompok di atas kepentingan pribadi. Setiap anggota harus menjalankan perannya secara tepat agar seluruh rangkaian pengibaran bendera berlangsung baik.
Proses seleksi juga menjadi bagian dari pendidikan karakter bagi para siswa. Disiplin waktu, kepatuhan terhadap instruksi, kerja sama, kekompakan, dan tanggung jawab yang ditanamkan selama kegiatan diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi SMK Negeri 1 Tulin Onsoi, keterlibatan siswanya dalam seleksi Paskibra turut menjadi sarana menumbuhkan nasionalisme dan kecintaan terhadap Tanah Air. Para peserta tidak hanya dipersiapkan secara teknis, tetapi juga diarahkan memahami makna tugas yang akan mereka emban.
Peserta yang dinyatakan lolos selanjutnya akan mengikuti pembinaan dan latihan lebih intensif sebelum bertugas pada upacara peringatan HUT ke-81 RI, 17 Agustus 2026.
Melalui pembinaan terarah dan kolaborasi lintas lembaga, calon Paskibra Tulin Onsoi diharapkan mampu tampil disiplin, tangguh, dan kompak saat menjalankan tugas kehormatan di hadapan masyarakat. Pengalaman tersebut juga diharapkan menjadi bekal bagi para siswa untuk tumbuh sebagai generasi muda yang bertanggung jawab dan memiliki jiwa nasionalisme. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan