PSSI menyatakan Timnas Indonesia menggunakan penerbangan komersial menuju Thailand karena rute tersedia, sementara penyewaan pesawat hanya dilakukan pada kondisi tertentu untuk menjaga efektivitas perjalanan dan pemulihan pemain.
JAKARTA – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memastikan Tim Nasional (Timnas) Indonesia menggunakan penerbangan komersial untuk bertolak ke Thailand dalam rangka menjalani laga tandang menghadapi Timor Leste pada lanjutan Piala AFF 2026. Keputusan tersebut diambil karena tersedia rute penerbangan reguler dari Jakarta menuju Thailand, sehingga tidak diperlukan penyewaan pesawat khusus.
Ketua Umum (Ketum) PSSI Erick Thohir menjelaskan penggunaan pesawat sewaan hanya dipertimbangkan apabila tidak tersedia penerbangan reguler atau terdapat kendala yang dapat mengganggu waktu pemulihan pemain.”Kan ada pesawat [komersial]… memang [tidak] ada pesawat dari Jakarta ke Thailand? Ke Bangkok. Kalau dulu [saat Kualifikasi Piala Dunia] kita kesulitan dari Bahrain ke China enggak ada pesawatnya. Ya, apalagi itu juga kualifikasi Piala Dunia dan waktu itu ongkosnya 900.000 US [Dollar].””Jadi, jadi ya kita akan push ketika ada titik-titik yang memang kita harus dukung Tim Nasional untuk supaya pemain mempunyai recovery yang cukup. Kan kita mau hasilnya bagus terus,” tutur Erick Thohir, sebagaimana dilansir CNN Indonesia, Selasa (28/07/2026).
Timnas Indonesia dijadwalkan berangkat ke Thailand pada Kamis (30/07/2026), atau sehari sebelum menghadapi Timor Leste. Pada turnamen ini, Timor Leste menjadikan Stadion Chonburi, Thailand, sebagai kandang setelah sebelumnya juga menjamu Vietnam di stadion yang sama.
Erick menegaskan, PSSI tidak menggunakan private jet untuk perjalanan tim selama Piala AFF 2026. Sebagai gantinya, federasi melakukan pemesanan kursi pada penerbangan komersial agar kebutuhan perjalanan skuad tetap terpenuhi.”Enggak [pakai private jet], kami coba blocking seat [pesawat komersial]. Kemarin sudah didukung oleh Garuda,” kata Erick soal moda transportasi tim Merah Putih selama Piala AFF 2026 pada Senin (27/07).
Menurut PSSI, penggunaan penerbangan komersial dinilai cukup efektif selama rute yang dibutuhkan tersedia. Opsi penyewaan pesawat baru akan dipilih pada situasi tertentu yang menuntut efisiensi waktu perjalanan demi menjaga kondisi fisik pemain menjelang pertandingan. []
Redaksi1
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan