Karhutla Belum Tuntas, Polda Kalbar Kembali Padamkan Titik Api

Sebanyak 11 personel kembali dikerahkan setelah titik api dan kepulan asap ditemukan di lahan bekas terbakar di belakang Bandara Supadio.

KUBU RAYA – Sejumlah titik api dan kepulan asap kembali ditemukan di lahan bekas kebakaran di Jalan Parit Seruat, Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Selasa (28/07/2026), sehari setelah pemadaman dilakukan. Temuan tersebut membuat Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) Direktorat Samapta (Ditsamapta) Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Barat (Kalbar) kembali melakukan pemadaman dan pembasahan untuk mencegah api meluas.

Lokasi kebakaran berada di belakang Bandar Udara (Bandara) Supadio. Petugas menemukan api masih menyala pada beberapa bagian lahan, disertai asap yang mengepul dari area bekas terbakar.

Tim SAR Ditsamapta Polda Kalbar yang dipimpin Dori Prabowo segera melokalisasi titik api dan menyemprotkan air ke lahan. Pembasahan dilakukan secara menyeluruh untuk mencegah bara api kembali menyala dan merambat ke kawasan lain.

Sebanyak 11 personel dikerahkan dalam penanganan tersebut. Mereka didukung kendaraan operasional, kendaraan penyelamatan, sepeda motor lintas medan, pompa portabel, selang pemadam, ransel air pemadam, perangkat komunikasi, dan perlengkapan keselamatan.

Sebagaimana dilansir Humas Polda Kalbar, Selasa, (28/07/2026), Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Kalbar Bambang Suharyono mengatakan patroli dan pemadaman lanjutan merupakan bagian dari upaya mencegah karhutla meluas selama musim kemarau.

“Personel kami akan terus melakukan patroli, pemantauan, dan penanganan secara cepat terhadap setiap titik api yang ditemukan. Langkah ini bertujuan agar api tidak kembali membesar dan menimbulkan dampak yang lebih luas bagi masyarakat maupun lingkungan. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kebakaran di wilayahnya,” ujar Bambang.

Menurut Bambang, pencegahan karhutla tidak hanya dilakukan melalui pemadaman, tetapi juga melalui patroli rutin, deteksi dini, edukasi, dan koordinasi dengan berbagai instansi terkait.

“Polda Kalbar menegaskan akan terus bersinergi dengan instansi terkait dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla melalui patroli rutin, deteksi dini, edukasi kepada masyarakat, serta respons cepat terhadap setiap kejadian kebakaran guna meminimalisir dampak terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat,” kata Bambang.

Pemadaman dan pembasahan lanjutan tersebut diharapkan dapat mencegah api kembali membesar serta mengurangi dampak karhutla terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat di sekitar Kecamatan Sungai Raya. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com