Warga bersama aparatur Desa Aji Kuning membersihkan sampah, semak, dan pelepah kelapa sawit yang menyumbat drainase di kawasan rawan banjir Jalan Sejahtera.
NUNUKAN – Saluran drainase yang tersumbat sampah, semak belukar, dan pelepah kelapa sawit di kawasan rawan banjir Jalan Sejahtera, Rukun Tetangga (RT) 11 dan RT 12, Desa Aji Kuning, Kecamatan Sebatik Tengah, Kabupaten Nunukan, kembali berfungsi setelah warga bersama aparatur desa menggelar kerja bakti, Jumat (31/07/2026). Kegiatan tersebut menjadi langkah pencegahan untuk mengurangi risiko genangan menjelang musim hujan.
Melalui kegiatan Jumat Bersih, warga membersihkan badan jalan, saluran air, dan bagian bawah jembatan yang selama ini dipenuhi material penghambat aliran. Pelepah kelapa sawit yang terbawa arus juga diangkat agar air dapat mengalir tanpa hambatan.
Pembersihan diprioritaskan di Jalan Sejahtera karena kawasan tersebut kerap terdampak banjir ketika intensitas hujan meningkat. Pemulihan fungsi drainase diharapkan dapat mempercepat aliran air sekaligus mencegah luapan ke jalan dan permukiman warga.
Kegiatan itu melibatkan Kepala Desa (Kades) Aji Kuning Syaripuddin, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Kepala Dusun (Kadus), Ketua RT, dan masyarakat setempat. Mereka bekerja bersama membersihkan titik-titik yang dinilai berpotensi menghambat aliran air.
Kades Aji Kuning Syaripuddin mengapresiasi partisipasi warga dalam menjaga lingkungan, sebagaimana diberitakan Simp4tik, Jumat, (31/07/2026). Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi unsur penting dalam mengurangi ancaman banjir di kawasan permukiman.
“Semangat kebersamaan dan kepedulian warga terhadap lingkungan sangat kita butuhkan. Melalui kegiatan ini, kita berharap saluran air dapat kembali berfungsi dengan baik sehingga risiko banjir dapat diminimalkan demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat,” ujar Syaripuddin.
Syaripuddin juga mengajak masyarakat menjadikan gotong royong sebagai kegiatan berkala, terutama untuk menjaga saluran drainase agar tidak kembali dipenuhi sampah maupun material lainnya.
Warga menyambut baik kegiatan tersebut dan menyatakan komitmen untuk terus menjaga kebersihan lingkungan. Setelah kerja bakti berakhir, badan jalan terlihat lebih bersih dan aliran air pada drainase yang sebelumnya tersumbat kembali lancar.
Pemerintah Desa (Pemdes) Aji Kuning berharap keterlibatan warga tidak berhenti pada kegiatan Jumat Bersih. Perawatan drainase secara rutin diperlukan agar kawasan Jalan Sejahtera lebih siap menghadapi peningkatan curah hujan dan risiko banjir dapat ditekan. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan