Bus Hantam Teras Rumah di Kapuas Hulu, Ibu Tewas dan Anak Terluka

Kecelakaan antara bus perintis dan sepeda motor di Desa Bongkong menewaskan seorang ibu, melukai anaknya, serta menyebabkan bus keluar jalur dan menghantam teras rumah warga.

KAPUAS HULU – Seorang ibu meninggal dunia dan anaknya mengalami luka setelah sepeda motor yang mereka tumpangi bertabrakan dengan bus perintis di Jalan Lintas Selatan, Dusun Sungai Raya, Desa Bongkong, Kecamatan Silat Hilir, Kabupaten Kapuas Hulu, Minggu (02/08/2026) sekitar pukul 08.13 Waktu Indonesia Barat (WIB). Seusai benturan, bus keluar dari jalur hingga menghantam teras rumah warga.

Korban meninggal diketahui bernama Dayang Susanti Yohana, pengendara sepeda motor Honda Revo X bernomor polisi KB 2142 FX. Saat kejadian, Dayang membonceng anaknya, Abang Azril Pranata yang berusia sembilan tahun.

Kecelakaan itu juga melibatkan bus perintis bernomor polisi KB 7596 F yang dikemudikan Sugiman. Bus tersebut sedang melaju dari arah Sintang menuju Putussibau ketika sepeda motor korban keluar dari area parkir sebuah minimarket menuju badan jalan.

Berdasarkan hasil awal olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan yang dihimpun petugas, benturan membuat sepeda motor korban terseret beberapa meter. Bus kemudian keluar dari jalur, menabrak bagian teras rumah warga, serta menyenggol satu sepeda motor lain yang terparkir di bahu jalan.

Dayang meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka yang dialaminya. Sementara itu, Abang Azril mengalami luka pada bagian wajah dan tangan. Anak tersebut kemudian dievakuasi menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Sintang untuk memperoleh perawatan medis.

Petugas Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor (Polres) Kapuas Hulu yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk mengamankan TKP, mengumpulkan barang bukti, serta meminta keterangan dari sejumlah pihak. Pengemudi bus juga telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan sesuai prosedur hukum.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Kapuas Hulu Jamali mengatakan penyidik masih memeriksa saksi, kondisi kendaraan, barang bukti, serta rekaman closed-circuit television (CCTV) di sekitar lokasi, sebagaimana dilansir Polres Kapuas Hulu, Minggu, (02/08/2026).

“Kami turut menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Saat ini Satlantas Polres Kapuas Hulu masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan. Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan, mengurangi kecepatan terutama di tikungan dan kawasan permukiman, serta memastikan kondisi lalu lintas aman sebelum keluar dari area parkir maupun memasuki badan jalan,” ujar Jamali.

Polres Kapuas Hulu mengingatkan pengendara agar meningkatkan kewaspadaan ketika melintas di kawasan permukiman dan akses keluar-masuk pertokoan. Pengguna jalan juga diminta memastikan kondisi lalu lintas aman sebelum memasuki badan jalan guna mencegah kecelakaan serupa. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com