Kolaborasi Dislautkan dan AIMI Kalsel Bidik Keluarga Lebih Sehat

Dislautkan Kalsel bersama AIMI mengampanyekan konsumsi ikan bagi ibu menyusui dan anak sebagai upaya memperkuat gizi keluarga serta mencegah stunting.

BANJARBARU – Upaya meningkatkan kualitas gizi keluarga di Kalimantan Selatan diperkuat melalui kampanye konsumsi ikan yang menyasar ibu menyusui dan anak. Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan (Dislautkan Kalsel) bersama Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Kalsel menggelar Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) sebagai bagian dari peringatan Pekan Air Susu Ibu (ASI) Sedunia 2026.

Kegiatan tersebut menjadi sarana edukasi masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan nutrisi sejak awal kehidupan. Konsumsi ikan didorong sebagai salah satu pilihan pangan bergizi yang dapat mendukung kesehatan ibu menyusui sekaligus membantu tumbuh kembang anak.

Kepala Dislautkan Kalsel Rusdi Hartono mengatakan peringatan Pekan ASI Sedunia menjadi momentum untuk memperluas pemahaman bahwa pemenuhan gizi tidak hanya bergantung pada pemberian ASI eksklusif, tetapi juga perlu didukung dengan asupan makanan bergizi bagi ibu dan keluarga.

“Ikan merupakan sumber protein hewani yang kaya akan omega-3, vitamin, dan mineral yang sangat dibutuhkan untuk menunjang kesehatan ibu menyusui serta tumbuh kembang anak. Karena itu, melalui GEMARIKAN kami terus mengajak masyarakat membiasakan makan ikan sebagai bagian dari pola hidup sehat,” ujar Rusdi sebagaimana diberitakan Diskominfomc, Senin (03/08/2026).

Menurut Rusdi, kolaborasi antara Dislautkan Kalsel dan AIMI Kalsel menjadi langkah strategis untuk membangun kesadaran masyarakat terkait pentingnya pola makan bergizi seimbang. Pemenuhan nutrisi yang baik bagi ibu menyusui dinilai dapat memberikan dampak positif terhadap kualitas ASI serta mendukung perkembangan anak.

Ia menjelaskan, Gemarikan merupakan program yang terus diperkuat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui ketahanan pangan dan perbaikan gizi masyarakat.

“Melalui GEMARIKAN, kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan makan ikan sebagai kebiasaan sehari-hari. Dengan gizi yang baik sejak dini, kita dapat bersama-sama mewujudkan generasi Kalimantan Selatan yang sehat, cerdas, kuat, dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi masyarakat tersebut, peningkatan konsumsi ikan diharapkan dapat terus berkembang, sekaligus mendukung pencegahan stunting dan menciptakan keluarga yang lebih sehat serta produktif di Kalsel. []

Redaksi08

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com