Renovasi dilakukan setelah bangunan TPA Darul Falah yang telah digunakan sejak sekitar 2000-an mengalami kerusakan dan tidak lagi ideal untuk menunjang pembelajaran.
BANJARBARU – Sekitar 60 santri Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Darul Falah di Kecamatan Cempaka kini diharapkan dapat mengikuti pembelajaran dengan lebih aman dan nyaman setelah bangunan tempat mereka belajar mendapat renovasi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarbaru. Perbaikan dilakukan karena bangunan tersebut telah digunakan lebih dari 20 tahun dan sejumlah bagiannya mengalami kerusakan.
Bangunan TPA Darul Falah sebelumnya merupakan bangunan kayu yang pernah digunakan sebagai kantor pembakal atau kepala desa. Setelah sempat tidak digunakan, bangunan itu dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai kegiatan sebelum kemudian digunakan sebagai tempat pembelajaran Al-Qur’an sejak sekitar tahun 2000-an.
Kondisi bangunan menurun setelah digunakan selama lebih dari dua dekade tanpa renovasi menyeluruh. Sejumlah dinding papan mengalami pelapukan, pintu rusak, sedangkan plafon menunjukkan bekas kebocoran akibat kondisi atap yang tidak lagi optimal.
Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby mengatakan perbaikan tersebut merupakan bentuk respons pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat terhadap fasilitas pendidikan keagamaan yang layak. Menurut dia, lingkungan belajar yang aman dan nyaman penting untuk menunjang proses pendidikan anak.
“Pemerintah hadir untuk memastikan anak-anak mendapat tempat belajar yang layak, aman dan nyaman, karena pendidikan keagamaan merupakan bagian penting membangun sumber daya manusia Banjarbaru yang religius dan berkarakter,” ujar Lisa di Banjarbaru, Ahad, sebagaimana diberitakan Antara, Minggu, (09/08/2026).
Lisa menilai keberadaan TPA tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar membaca Al-Qur’an, tetapi juga berperan dalam membentuk generasi yang memiliki pengetahuan agama dan akhlak mulia. Karena itu, keberlangsungan fasilitas pendidikan nonformal bidang keagamaan perlu mendapat perhatian.
“Semoga setelah direnovasi, bangunan ini bisa dimanfaatkan dengan baik dan memberikan kenyamanan bagi para santri dalam menuntut ilmu. Mereka semakin bersemangat mempelajari dan mendalami Al-Qur’an,” harapnya.
Kepala TPA Darul Falah Nayli Kurata Aini menyambut baik renovasi tersebut. Menurut dia, perbaikan menjadi jawaban atas kebutuhan fasilitas belajar yang selama ini kondisinya semakin menurun.
“Kami berterima kasih kepada Ibu Wali Kota karena pengajuan renovasi bangunan direspons cepat. Semoga dengan renovasi para santri semakin semangat belajar dalam kondisi bangunan yang aman, kokoh dan nyaman,” tuturnya.
Saat ini sekitar 60 santri aktif mengikuti pembelajaran di TPA Darul Falah. Kegiatan pembelajaran difokuskan pada jenjang Iqra, sementara pembelajaran Al-Qur’an untuk jenjang tertentu dilaksanakan di lokasi pendukung lainnya.
Renovasi diharapkan tidak sekadar memperbaiki kondisi fisik bangunan, tetapi juga mengembalikan fungsi fasilitas tersebut sebagai ruang belajar yang mendukung kegiatan pendidikan keagamaan bagi anak-anak di lingkungan Cempaka. Dengan fasilitas yang lebih layak, proses pembelajaran diharapkan berlangsung lebih aman dan mendorong semangat santri untuk terus belajar. []
Redaksi08
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan