Truk pengangkut semen Conch menghantam kendaraan yang terparkir di bahu Jalan Nasional A. Yani setelah diduga mengalami masalah pengereman saat melintasi ruas jalan menurun di Balangan.
BALANGAN – Dugaan kegagalan sistem pengereman menjadi perhatian setelah sebuah truk kapsul pengangkut semen Conch menabrak kendaraan angkutan yang terparkir di bahu Jalan Nasional A. Yani, Kecamatan Paringin Selatan, Kabupaten Balangan (Balangan), Minggu (16/08/2026) sekitar pukul 22.00 Waktu Indonesia Tengah (Wita).
Kecelakaan terjadi di ruas jalan menurun, tepat di seberang Kantor Inspektorat Balangan. Bagian depan truk mengalami kerusakan parah akibat benturan, sedangkan pengemudi dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka serius.
Indra, warga yang berada di sekitar lokasi, menduga truk mengalami masalah pada sistem pengereman saat melintasi turunan. Pengemudi kemudian berusaha menghindari kendaraan yang berada di depannya.
“Diduga remnya blong saat turun. Untuk menghindari truk yang ada di depannya, sopir membanting setir ke kiri,” ujar Indra, sebagaimana diberitakan Habar balangan, Minggu, (16/08/2026).
Upaya menghindar tersebut membuat truk bergerak ke sisi kiri jalan dan menghantam kendaraan angkutan yang sedang terparkir di bahu jalan. Benturan keras menyebabkan bagian depan truk pengangkut semen ringsek.
Meski kerusakan kendaraan cukup berat, pengemudi truk berhasil selamat. Ia dilaporkan hanya mengalami syok dan tidak mengalami luka serius dalam kecelakaan tersebut.
Personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor (Polres) Balangan kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan. Petugas mengamankan area kecelakaan sekaligus mengatur arus lalu lintas agar kendaraan lain tetap dapat melintas dengan aman.
Petugas juga membersihkan pecahan kaca dan material kendaraan yang berserakan di badan jalan setelah benturan. Penanganan dilakukan untuk mencegah material tersebut membahayakan pengguna jalan lainnya.
Dugaan rem blong dalam kecelakaan ini masih berdasarkan keterangan warga di lokasi. Belum terdapat keterangan resmi dari kepolisian mengenai penyebab pasti kecelakaan maupun hasil pemeriksaan teknis terhadap sistem pengereman truk.
Insiden tersebut kembali menyoroti pentingnya pemeriksaan kondisi teknis kendaraan berat, khususnya sistem pengereman, ban, dan komponen keselamatan lainnya sebelum melintasi jalan menurun dengan membawa muatan. Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan penyebab kecelakaan sekaligus mencegah kejadian serupa terulang. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan