Pemkab HSU membagikan ribuan masker dan menginstruksikan instansi terkait memperkuat langkah pencegahan setelah kabut asap mulai mengganggu kualitas udara di tengah musim kemarau.
HULU SUNGAI UTARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Utara (HSU) memperkuat langkah pencegahan dampak buruk kabut asap terhadap kesehatan warga dengan membagikan ribuan masker gratis di sejumlah titik aktivitas masyarakat, Kamis (20/8/2026). Upaya tersebut dilakukan menyusul kondisi udara yang memburuk selama musim kemarau dan berpotensi meningkatkan risiko gangguan saluran pernapasan.
Bupati HSU Sahrujani bersama Wakil Bupati HSU Hero Setiawan dan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) HSU Syamlani turun langsung membagikan masker kepada warga, terutama pengendara yang melintas di Jalan A Yani dan kawasan Tugu Sholawat Amuntai.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya preventif Pemkab HSU untuk mengurangi paparan udara yang tercemar asap sekaligus mendorong masyarakat meningkatkan perlindungan diri ketika beraktivitas di luar rumah. Kegiatan itu berlangsung pada Kamis pagi dan melibatkan sejumlah perwakilan instansi terkait, sebagaimana diberitakan Kanal Kalimantan, Kamis, (20/08/2026).
Pemkab HSU juga telah menginstruksikan BPBD dan Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk mengambil langkah strategis guna meminimalkan dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat. Kebijakan tersebut diarahkan pada pencegahan gangguan kesehatan selama kondisi udara memburuk.
Di tengah kegiatan pembagian masker, Sahrujani meminta masyarakat tidak mengabaikan kondisi kesehatan dan membatasi paparan udara luar ruangan. Imbauan tersebut terutama ditujukan kepada warga yang tetap harus beraktivitas di luar rumah karena tuntutan pekerjaan.
“Mari kita jaga kesehatan bersama. Batasi aktivitas di luar rumah. Jika terpaksa harus beraktivitas di luar karena pekerjaan, gunakan masker,” katanya.
Pembagian masker menjadi salah satu bentuk perlindungan langsung yang dapat dilakukan pemerintah ketika masyarakat masih harus menjalankan aktivitas di tengah kondisi udara yang kurang baik. Selain perlindungan individu, Pemkab HSU mengingatkan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga kesehatan dan lingkungan selama musim kemarau.
Kondisi tersebut juga berkaitan dengan potensi meningkatnya risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat paparan udara yang tercemar. Pemkab HSU berharap langkah pencegahan tersebut dapat membantu menekan risiko gangguan kesehatan sekaligus meningkatkan kewaspadaan warga selama musim kemarau berlangsung. []
Redaksi08
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan