Gowes Malam di Tanjung Selor, Peserta Diminta Tak Ganggu Pengguna Jalan

Gubernur Kaltara Zainal A. Paliwang mendorong komunitas Gorama membentuk kepengurusan resmi sekaligus mengingatkan ratusan peserta untuk menjaga keselamatan dan ketertiban berlalu lintas.

BULUNGAN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal A. Paliwang mendorong komunitas Gowes Rabu Malam (Gorama) membentuk kepengurusan resmi agar kegiatan olahraga yang telah memasuki edisi ke-30 tersebut semakin terkoordinasi dan berkelanjutan. Ia sekaligus mengingatkan peserta untuk mengutamakan keselamatan dan ketertiban berlalu lintas saat bersepeda di jalan umum.

Pesan itu disampaikan Zainal saat mengikuti Gorama bersama ratusan warga di kawasan Tepian Sungai Kayan, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Rabu (19/08/2026) malam.

“Dengan adanya kepengurusan, kegiatan komunitas bisa lebih terkoordinasi. Saya juga mengingatkan semua peserta untuk tertib berlalu lintas dan tidak mengganggu pengguna jalan lainnya,” pesannya.

Gorama edisi ke-30 mengambil titik awal dan akhir di kawasan Tepian Sungai Kayan. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia (RI).

Zainal turut mengayuh sepeda bersama ratusan anggota Gorama. Pengalaman bersepeda malam hari tersebut menurutnya memberikan suasana berbeda dibanding olahraga yang biasa dilakukannya pada pagi, siang, atau sore hari, sebagaimana diberitakan Kaltara Disway, Kamis, (20/08/2026).

“Bersepeda malam ini luar biasa. Saya sangat menikmati bisa bersama ratusan anggota Gorama,” kata Zainal.

Selain menekankan ketertiban di jalan, Zainal meminta peserta memperhatikan kondisi fisik masing-masing dan tidak memaksakan diri menyelesaikan rute apabila merasa tidak mampu melanjutkan perjalanan.

“Kalau merasa tidak sanggup, lebih baik kembali ke titik awal. Jangan dipaksakan. Yang utama tetap kesehatan dan keselamatan,” ujarnya.

Kegiatan malam itu turut dikemas dengan penggunaan berbagai kostum profesi oleh peserta. Sejumlah pesepeda tampil mengenakan kostum petugas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), pegawai minimarket, perawat, hingga pengemudi transportasi daring.

Keikutsertaan ratusan warga hingga Gorama mencapai edisi ke-30 menunjukkan olahraga bersepeda malam telah menjadi ruang aktivitas bersama masyarakat. Pembentukan kepengurusan resmi diharapkan membuat kegiatan tersebut lebih terorganisasi, sekaligus memastikan aspek keselamatan, kesehatan peserta, dan ketertiban pengguna jalan tetap menjadi perhatian dalam setiap pelaksanaannya. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com