Api di Tengah Lahan Banjar Padam Setelah Operasi hingga Tengah Malam

Kobaran karhutla di Tungkaran, Martapura, berhasil dipadamkan setelah tim gabungan menyambungkan selang hingga 16 gulungan untuk menjangkau titik api di tengah lahan.

MARTAPURA – Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Jalan Keramat, Tungkaran, Martapura, Kabupaten Banjar, berlangsung hingga tengah malam setelah api menjalar di bagian tengah lahan yang sulit dijangkau kendaraan. Operasi gabungan pada Sabtu (5/9/2026) malam itu mengandalkan penyambungan selang secara berantai hingga mencapai 16 gulungan untuk mengalirkan air ke titik api.

Api pertama kali terlihat sekitar pukul 21.00 Wita dan sempat membesar. Kondisi medan membuat penanganan tidak dapat dilakukan dengan kendaraan pemadam secara langsung sehingga personel harus membawa dan menyambungkan selang menuju lokasi kebakaran yang berjarak sekitar 500 meter dari jalan raya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar Wasis Nugraha mengatakan, penanganan awal dilakukan relawan Brigade Pemadam Kebakaran (BPK) setelah menemukan titik api. Karena api terus membesar dan lokasinya berada di tengah lahan, operasi kemudian diperkuat melalui pengerahan unsur gabungan.

Dalam penanganan tersebut, Bupati Banjar Saidi Mansyur datang langsung ke lokasi bersama Wasis Nugraha dan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar Agus Siswanto. Arahan diberikan agar seluruh unsur terkait segera dikerahkan untuk mengendalikan kobaran api.

Tim gabungan BPBD dan DPKP kemudian bergerak dengan dukungan relawan BPK Buser 690. Sejumlah peralatan, termasuk mobil tangki air dan selang pemadam, digunakan untuk menjangkau sumber kebakaran.

Upaya pemadaman dilakukan dalam kondisi malam dan medan yang cukup berat. Setelah petugas memperpanjang jalur selang hingga 16 gulungan, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan seluruhnya sekitar pukul 00.00 Wita.

Tidak ada korban jiwa maupun kerugian material yang berarti dalam kejadian tersebut. Penanganan cepat dan koordinasi antara pemerintah daerah, petugas pemadam, BPBD, serta relawan menjadi faktor penting dalam mencegah api meluas.

Bupati Banjar Saidi Mansyur juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Imbauan itu disampaikan karena potensi karhutla meningkat selama musim kemarau, terutama di wilayah yang memiliki lahan gambut dan semak belukar.

Masyarakat diminta segera melaporkan keberadaan titik api atau asap kepada pihak berwenang agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin. Pemerintah daerah juga mendorong keterlibatan masyarakat, dunia usaha, dan relawan dalam mencegah kebakaran yang dapat mengancam keselamatan warga serta berdampak terhadap lingkungan dan kesehatan. []

Redaksi08

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com