50 Karyawan RSUD Tabalong Bersertifikat, Layanan Pasien Diperkuat

Sebanyak 50 karyawan RSUD H Badaruddin Kasim Tabalong memperoleh sertifikat BNSP setelah mengikuti Bimtek dan uji kompetensi untuk memperkuat kualitas pelayanan kepada pasien.

TANJUNG – Peningkatan kualitas pelayanan kepada pasien menjadi fokus Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H Badaruddin Kasim di Kabupaten Tabalong (Tabalong), Kalimantan Selatan (Kalsel), setelah 50 karyawannya memperoleh sertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Sertifikasi tersebut diberikan setelah para karyawan mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) dan uji kompetensi pelayanan prima (Service Excellence) selama tiga hari.

Puluhan karyawan yang mengikuti program tersebut berasal dari berbagai unit dan instalasi di RSUD H Badaruddin Kasim. Kegiatan berlangsung sejak 3 hingga 5 September 2026 dan ditujukan untuk mendorong perubahan dalam pola pelayanan kepada masyarakat.

Direktur RSUD H Badaruddin Kasim Tabalong Setyawan Andri Wibowo mengatakan, peningkatan kompetensi karyawan diharapkan dapat memberikan dampak langsung terhadap kualitas pelayanan di rumah sakit.

“Kami ingin mereka bisa membawa perubahan di rumah sakit khususnya dalam melayani masyarakat,” jelas Andri, Sabtu, sebagaimana diberitakan Antara, Minggu, (06/09/2026).

Menurut Andri, memberikan pelayanan di rumah sakit memiliki tantangan tersendiri karena sebagian besar masyarakat yang datang sedang menghadapi persoalan kesehatan. Kondisi tersebut menuntut petugas tetap mampu memberikan pelayanan secara profesional.

Karena itu, karyawan diminta memisahkan persoalan pribadi dari tugas pelayanan agar tidak memengaruhi kinerja ketika berhadapan dengan pasien maupun masyarakat. Petugas juga didorong membangun komunikasi dari tingkat bawah ke atas apabila menemukan kendala dalam pelaksanaan pelayanan.

“Tolong tinggalkan semua permasalahan yang ada di rumah selama memberikan pelayanan di rumah sakit,” jelas Wawan.

Penguatan kualitas pelayanan juga mendapat perhatian dari Bupati Tabalong Muhammad Noor Rifani saat menutup kegiatan Bimtek dan uji kompetensi di Aston Tanjung, Sabtu (5/9/2026). Ia menyampaikan tiga hal yang dinilai dapat membantu peserta bekerja secara lebih optimal, yakni rasa syukur, niat bekerja sebagai ibadah, dan keikhlasan.

“Pertama kita harus bersyukur karena bisa menjadi pegawai rumah sakit, niatkan bekerja untuk ibadah dan ikhlas,” pesan Noor Rifani.

Selain berkaitan dengan kualitas layanan, peningkatan kompetensi karyawan dinilai dapat memberikan manfaat bagi keberlangsungan rumah sakit. Pelayanan yang semakin baik diharapkan meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus mendukung kinerja rumah sakit dalam memberikan layanan kesehatan.

“Berikan pelayanan prima karena ini dapat mendongkrak pendapatan rumah sakit,” pesan Noor Rifani.

Program sertifikasi tersebut menjadi bagian dari upaya RSUD H Badaruddin Kasim memperkuat kapasitas sumber daya manusia agar pelayanan kepada pasien tidak hanya memenuhi aspek teknis, tetapi juga mengedepankan sikap profesional, komunikasi, dan kualitas layanan. []

Redaksi08

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com