0-4064x3048-0-0#

Expo Perumahan 2026 Resmi Dibuka, Pemkab Paser Perluas Akses Rumah Pertama

Pemkab Paser meluncurkan Paser Satu Huni bersamaan dengan Expo Perumahan 2026 untuk mempertemukan masyarakat dengan pengembang, perbankan, dan berbagai pilihan pembiayaan rumah pertama.

PASER – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser meluncurkan program Paser Satu Huni bersamaan dengan pembukaan Expo Perumahan 2026 di halaman Mal Pelayanan Publik, Rabu (09/09/2026). Program tersebut diarahkan untuk memperluas akses masyarakat, khususnya yang belum memiliki hunian, agar lebih mudah memperoleh rumah pertama yang layak dan terjangkau.

Expo Perumahan 2026 digagas Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Paser dengan melibatkan pengembang, perbankan, pemerintah desa, dan pelaku usaha. Kegiatan ini juga menjadi Expo Perumahan pertama yang diselenggarakan di Paser.

Kepala Dinas (Kadis) Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Paser, Mohd. Aji Tommy, mengatakan penyediaan hunian masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari tingginya kebutuhan rumah, keterbatasan lahan, hingga akses pembiayaan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Oleh karena itu, melalui Paser Satu Huni, diharapkan dapat mendorong percepatan penyediaan hunian yang memadai melalui kolaborasi nyata bersama sektor swasta dan perbankan. Dengan menggandeng Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman, perbankan, pemerintah desa, pelaku usaha sebagai mitra pemerintah, ini menandai komitmen besar dalam memperkuat kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian layak,” ujar Tommy dalam sambutannya, Rabu (09/09/2026).

Sementara itu, Bupati Paser, Fahmi Fadli, yang meresmikan kegiatan tersebut menegaskan persoalan perumahan tidak dapat diselesaikan pemerintah sendiri. Menurutnya, ketersediaan data yang baik, kolaborasi antarpihak, serta langkah bersama diperlukan agar program perumahan tepat sasaran.

“Kebutuhan rumah yang terus meningkat, arus urbanisasi yang pesat, keterbatasan lahan, serta kemampuan finansial masyarakat yang beragam, menjadikan pemerintah harus hadir lebih kuat dan lebih nyata,” ujar Bupati.

Fahmi berharap Expo Perumahan 2026 menjadi ruang yang mempertemukan kebutuhan masyarakat dengan berbagai solusi perumahan yang tersedia. Kehadiran pengembang dan lembaga perbankan diharapkan dapat mempermudah masyarakat memperoleh informasi mengenai pilihan hunian serta skema pembiayaannya.

“Melalui expo ini, harapannya akan membuka akses yang lebih luas kepada masyarakat untuk memiliki rumah pertama mereka. Kami berharap dapat membantu dan memastikan prosesnya lebih sederhana, terjangkau dan ramah bagi masyarakat kecil,” kata Bupati.

Melalui Paser Satu Huni, Pemkab Paser juga berharap dapat membangun kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, pengembang, perbankan, pemerintah desa, pelaku usaha, dan masyarakat. Program tersebut diharapkan tidak hanya menjadi sarana penyediaan informasi, tetapi juga mendukung pemerintah dalam merumuskan kebijakan perumahan berdasarkan kebutuhan masyarakat.

“Pemerintah menyiapkan kebijakan dan fasilitasnya, pengembang menyiapkan kualitas pembangunannya, perbankan memastikan akses pembiayaan, dan masyarakat berperan aktif. Jika kita bekerja bersama, maka kita bukan hanya membangun rumah, tetapi membangun kehidupan yang lebih layak,” pungkasnya.

Ke depan, Paser Satu Huni diharapkan berkembang menjadi wadah kolaborasi sekaligus pusat informasi yang mampu mempertemukan kebutuhan masyarakat dengan ketersediaan hunian, dukungan pembiayaan, dan kebijakan pemerintah sehingga akses terhadap rumah layak semakin terbuka. []

Penulis: Wiwik Rahmawati | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com