Pelayanan penyelamatan nonkebakaran Damkar Kobar kembali dimanfaatkan warga setelah petugas berhasil melepaskan pengunci anting yang sulit dibuka dalam waktu sekitar 10 menit.
KOTAWARINGIN BARAT – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menegaskan pelayanan kepada masyarakat tidak terbatas pada penanganan kebakaran. Salah satu layanan penyelamatan nonkebakaran dilakukan ketika petugas membantu seorang warga melepaskan anting yang penguncinya sulit dibuka di Markas Komando (Mako) Damkar Kobar, Rabu (09/09/2026).
Warga tersebut datang langsung ke Mako Damkar Kobar sekitar pukul 12.45 Waktu Indonesia Barat (WIB) setelah mengalami kesulitan melepaskan stopper atau pengunci anting yang dikenakannya.
Penanganan kemudian dilakukan Regu I Bidang Pemadaman, Penyelamatan, Sarana dan Prasarana Damkar Kobar. Petugas melepas pengunci anting secara hati-hati untuk menghindari cedera pada warga.
Kepala Bidang (Kabid) Pemadaman, Penyelamatan, Sarana dan Prasarana Damkar Kobar Fahliansyah mengatakan kondisi pengunci anting membuat petugas harus melakukan penanganan dengan hati-hati.
“Petugas memberikan bantuan secara hati-hati karena bagian anting cukup sulit dilepas. Setelah dilakukan penanganan, anting akhirnya berhasil dilepaskan dalam waktu kurang lebih 10 menit,” ujar Fahliansyah, sebagaimana diberitakan MMC Kobar, Rabu (09/09/2026).
Menurut Fahliansyah, penanganan tersebut menunjukkan cakupan pelayanan Damkar Kobar yang juga meliputi berbagai kondisi penyelamatan di luar kejadian kebakaran.
“Damkar tidak hanya bertugas menangani kebakaran. Kami juga memberikan pelayanan penyelamatan nonkebakaran atau rescue kepada masyarakat sesuai dengan kemampuan dan kewenangan petugas,” jelasnya.
Dalam penanganan tersebut, petugas membutuhkan waktu sekitar 10 menit hingga anting berhasil dilepaskan tanpa menimbulkan cedera lebih lanjut.
Fahliansyah mengimbau masyarakat tidak memaksakan diri ketika menghadapi benda yang sulit dilepas maupun kondisi lain yang berpotensi menyebabkan cedera. Warga dapat meminta bantuan petugas apabila membutuhkan penanganan yang lebih aman.
Melalui pelayanan penyelamatan nonkebakaran, Damkar Kobar berharap masyarakat semakin memahami bahwa petugas pemadam kebakaran juga dapat memberikan bantuan dalam berbagai kondisi kedaruratan dan penyelamatan sepanjang sesuai dengan kemampuan serta kewenangan petugas. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan