HUT Ke-8 Kepatihan Adat Kutai, Neni Serukan Sinergi Jaga Budaya

Pemkot Bontang memperkuat sinergi dengan lembaga adat untuk menjaga kerukunan dan kebudayaan sekaligus memastikan program perlindungan masyarakat serta perluasan Jargas tetap berjalan di tengah tekanan fiskal.

BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang memperkuat peran lembaga adat sebagai mitra strategis dalam menjaga kerukunan masyarakat sekaligus mempertahankan identitas budaya di tengah tekanan fiskal dan percepatan pembangunan kota. Komitmen itu ditegaskan Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni saat menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) ke-8 Kepatihan Adat Besar Kutai di Kalimantan Timur (Kaltim), Jumat (11/09/2026).

Peringatan yang digelar di Auditorium 3D Bontang tersebut mengusung tema “Memanusiakan Manusia”. Tema itu dinilai sejalan dengan upaya pembangunan masyarakat yang toleran dan adaptif terhadap perubahan tanpa meninggalkan akar budaya lokal, sebagaimana diberitakan Ppid Setda Bontang, Jumat, (11/09/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Neni mengajak tokoh adat dan seluruh unsur masyarakat mempertahankan kolaborasi dengan pemerintah agar kebudayaan tidak berhenti sebagai peninggalan sejarah, tetapi terus menjadi pedoman kehidupan masyarakat.

“Pemerintah, masyarakat, tokoh adat, dan seluruh elemen daerah harus terus berjalan bersama agar adat dan budaya tidak hanya menjadi warisan masa lalu, tetapi juga menjadi sumber nilai bagi generasi masa kini dan masa yang akan datang,” paparnya.

Pertemuan dengan lembaga adat juga dimanfaatkan Pemkot Bontang untuk menyampaikan sejumlah tantangan pembangunan daerah, termasuk tekanan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) akibat perubahan kebijakan transfer dari pemerintah pusat.

Meski ruang fiskal menyusut, Pemkot Bontang memastikan program yang berkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat tetap menjadi perhatian. Salah satunya perlindungan bagi pekerja sektor informal dengan manfaat perlindungan yang disebut berkisar Rp42 juta hingga Rp220 juta untuk kasus kecelakaan kerja.

Pemerataan akses energi juga terus dikejar melalui penyelesaian pipa induk di Bontang Lestari. Infrastruktur tersebut dipersiapkan untuk mendukung tambahan 10.443 sambungan jaringan gas (Jargas) gratis bagi masyarakat.

Program Jargas tersebut sekaligus diarahkan untuk memperkuat posisi Bontang menuju konsep City Gas, dengan pemanfaatan jaringan gas rumah tangga yang semakin luas.

Di tengah berbagai agenda pembangunan itu, keberadaan lembaga adat dinilai memiliki posisi penting untuk menjaga kohesi sosial masyarakat Bontang yang majemuk. Kehadiran nilai-nilai adat diharapkan mampu berjalan beriringan dengan pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik.

Dewan Majelis Kepatihan Adat Besar Kutai Kaltim Awang Yacoub Luthman mengapresiasi perhatian Pemkot Bontang terhadap sejarah dan kebudayaan Kutai. Ia menilai Neni memiliki pemahaman sejarah yang kuat dalam melihat hubungan antara identitas budaya dan pembangunan daerah.

Awang juga mengingatkan bahwa identitas Kutai terbentuk dari beragam puak yang sejak lama hidup berdampingan. Keberagaman tersebut dinilai menjadi bagian penting dari perjalanan sejarah masyarakat hingga terbentuknya kehidupan kebangsaan yang lebih luas.

Pemangku Kepatihan Adat Besar Kutai Kaltim Kesumo Yudo III turut hadir dalam peringatan tersebut bersama sejumlah tokoh adat dan unsur pemerintah daerah.

Menutup kegiatan, Neni menyampaikan harapan agar kerja sama pemerintah, masyarakat, dan lembaga adat terus terpelihara sebagai kekuatan dalam membangun Bontang sekaligus menjaga nilai budaya.

“Atas nama Pemerintah Kota Bontang, saya mengucapkan selamat HUT ke-8 Kepatihan Adat Besar Kutai Kalimantan Timur. Semoga Allah Swt. senantiasa memberikan kekuatan, kesehatan, dan petunjuk kepada kita semua dalam menjalankan amanah untuk membangun dan menjaga banua tercinta,” pungkasnya.

Sinergi antara pemerintah dan lembaga adat diharapkan tidak hanya memperkuat pelestarian budaya, tetapi juga menjaga kerukunan sosial ketika Bontang menghadapi keterbatasan fiskal dan tuntutan pembangunan yang terus berkembang. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com