Presiden Prabowo Subianto menegaskan ketangguhan Indonesia harus dibangun dari kemampuan memenuhi kebutuhan pangan, energi, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat.
JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menekankan bahwa ketangguhan Indonesia harus dibangun dari kemampuan negara memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Pesan tersebut disampaikan Prabowo dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2026 di New Delhi, India, sebelum ia kembali ke Tanah Air pada Senin, 14 September 2026.
Menurut Prabowo, kekuatan sebuah negara tidak hanya ditentukan oleh posisi di tingkat global, tetapi juga oleh kemampuan pemerintah memastikan masyarakat memperoleh pangan, energi, pendidikan, dan kesempatan hidup yang sejahtera.
“Dengan bersatu, kita juga menjadi lebih kuat. Kekuatan selalu bermula dari dalam negeri bersama rakyat kita, lewat kemampuan kita untuk memenuhi kebutuhan pangan mereka, menjamin pasokan energi yang mereka perlukan, mendidik anak-anak kita, serta memberikan mereka kesempatan untuk hidup sejahtera,” ucap Presiden Prabowo.
Prabowo kemudian menegaskan pentingnya membangun bangsa yang mampu berdiri secara mandiri. Gagasan tersebut menjadi bagian dari pesan Indonesia dalam forum BRICS yang dihadiri negara anggota dan mitra kelompok tersebut, sebagaimana diberitakan Metro TV, Senin, (14/09/2026).
“Begitulah cara kita membangun bangsa yang tangguh dan benar-benar mandiri,” ujar Presiden.
Dalam kunjungan kerja pada 12-13 September 2026 itu, Prabowo hadir sebagai perwakilan Indonesia yang berstatus anggota penuh BRICS. Forum tersebut menjadi ruang bagi Indonesia untuk memperkuat kerja sama dengan negara anggota dan mitra BRICS di tengah dinamika global.
Kehadiran Indonesia juga diarahkan untuk mendorong kolaborasi yang lebih erat serta mendukung pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan. Pesan mengenai kemandirian nasional yang disampaikan Prabowo menjadi bagian dari upaya menempatkan kemampuan domestik sebagai fondasi dalam menghadapi perubahan dan tantangan global.
Usai menuntaskan seluruh agenda di New Delhi, pesawat yang membawa Prabowo dan rombongan terbatas mendarat di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 00.08 WIB. Kedatangannya disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bersama sejumlah pejabat negara.
Kunjungan tersebut sekaligus menandai berakhirnya rangkaian agenda Prabowo di KTT BRICS 2026. Pesan tentang pemenuhan kebutuhan dasar dan kemandirian nasional diharapkan menjadi pijakan dalam memperkuat ketahanan Indonesia menghadapi dinamika global. []
Redaksi08
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan