Populasi Nila Hitam Meledak, Thailand Bergerak Memberantasnya

Penyebaran nila hitam dari Afrika Barat telah mencapai sedikitnya 19 provinsi di Thailand dan mengancam mata pencaharian nelayan serta peternak udang.

BANGKOK – Penyebaran ikan nila hitam yang tidak terkendali telah mengancam mata pencaharian nelayan dan peternak udang di Thailand. Kondisi itu mendorong Pengadilan Administrasi Pusat Thailand memerintahkan Departemen Perikanan menghentikan penyebaran spesies invasif tersebut serta meminta pemerintah menetapkan wilayah terdampak sebagai daerah bencana.

Putusan pengadilan pada Selasa (8/9) itu sekaligus membuka jalan bagi pemerintah untuk mengalokasikan dana kompensasi kepada masyarakat yang mengalami kerugian. Kebijakan tersebut berkaitan dengan dampak nila hitam yang berkembang biak cepat dan mengonsumsi berbagai sumber makanan di perairan.

Ikan yang berasal dari Afrika Barat tersebut diketahui mampu beradaptasi di perairan tawar maupun payau. Ketiadaan predator alami di Thailand membuat populasinya berkembang pesat dan semakin sulit dikendalikan.

Masalah itu bermula setelah nila hitam pertama kali menyebar di Provinsi Samut Songkhram pada 2011. Dalam perkembangannya, ikan tersebut telah menyebar ke sedikitnya 19 provinsi dan mengganggu aktivitas nelayan pesisir serta peternak udang, sebagaimana diberitakan CNN Indonesia, Selasa, (15/09/2026).

Perkara tersebut bermula dari gugatan warga yang terdampak penyebaran nila hitam. Para penggugat menilai sejumlah kementerian lalai dan lambat mengambil tindakan hukum terhadap pihak yang melakukan impor ikan tersebut.

Kementerian yang menjadi sasaran gugatan meliputi Kementerian Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup, Kementerian Pertanian dan Koperasi, serta Kementerian Keuangan.

Sepuluh orang dari kelompok penggugat juga menuntut ganti rugi lebih dari 2 miliar baht kepada pihak yang dinilai bertanggung jawab atas masuknya nila hitam ke Thailand.

Selain memerintahkan Departemen Perikanan melakukan pemberantasan, pengadilan meminta Kementerian Dalam Negeri menginstruksikan pemerintah Provinsi Samut Songkhram menetapkan wilayah terdampak sebagai daerah bencana. Status tersebut ditujukan agar bantuan dan kompensasi dapat segera disalurkan kepada masyarakat.

Pemerintah kini menghadapi tantangan untuk membatasi penyebaran ikan tersebut sebelum meluas ke wilayah lain. Kekhawatiran juga muncul karena populasi nila hitam berpotensi bergerak melewati perbatasan Thailand dan mengancam ekosistem perairan negara-negara di sekitarnya. []

Redaksi08

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com