PT Virgo Transport 8 masih memprioritaskan pencarian dan evakuasi korban kapal tenggelam di Laut Jawa sembari menyiapkan biaya pemulangan korban ke kampung halaman.
BANJARMASIN – PT Virgo Transport 8 menyiapkan biaya pemulangan korban yang selamat maupun meninggal dunia ke kampung halaman setelah kapal tersebut tenggelam di perairan Laut Jawa. Namun, perusahaan masih memprioritaskan pencarian dan evakuasi korban yang belum ditemukan serta penanganan terhadap korban yang telah dievakuasi.
Kepala Kantor Cabang PT Virgo Karya Shipping Dwi mengatakan perusahaan belum dapat memberikan keterangan lebih rinci mengenai kecelakaan tersebut karena proses pencarian dan evakuasi masih berlangsung, sebagaimana diberitakan Kalselmaju, Rabu, (16/09/2026).
“Untuk saat ini kami fokus pada proses evakuasi pencarian para korban yang belum ditemukan dan fokus pada penanganan para korban yang sudah ditemukan terlebih dahulu,” kata Dwi, Selasa (14/9/2026) malam.
Selain penanganan korban, perusahaan menyatakan akan membantu proses pemulangan korban, baik yang selamat maupun yang meninggal dunia, ke daerah asal masing-masing dengan menanggung biaya perjalanan.
Dwi juga menyampaikan permohonan maaf perusahaan atas musibah tenggelamnya kapal tersebut serta belasungkawa kepada para korban dan keluarga yang terdampak.
“Kami sebagai PT Virgo memohon maaf adanya musibah tenggelamnya kapal ini terjadi. Serta turut berbela sungkawa terhadap para korban,” ujarnya.
Meski demikian, pihak perusahaan belum memberikan penjelasan mengenai kronologi tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8, jumlah korban, maupun informasi lain terkait kecelakaan tersebut. Keterangan lebih lanjut masih menunggu proses penanganan di lapangan.
“Hanya itu yang bisa saya sampaikan saat ini, dan saya tidak bisa memberikan statement lebih,” katanya.
Sementara itu, pencarian dan evakuasi korban terus dilakukan bersama tim SAR gabungan setelah Kapal Virgo Transport 8 tenggelam di Laut Jawa. Penanganan korban yang telah ditemukan dan upaya pencarian korban yang belum diketahui keberadaannya masih menjadi bagian utama dalam penanganan pascakecelakaan tersebut. []
Redaksi08
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan