Lima jenazah korban KM Virgo Transport 8 berhasil diidentifikasi sehingga total enam korban telah diketahui, sementara keluarga yang masih kehilangan diminta segera menyerahkan data antemortem.
BANJARMASIN – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan (Kalsel) mengidentifikasi lima jenazah korban tenggelamnya Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 di Laut Jawa pada Selasa (15/9/2026). Proses tersebut membuat total enam jenazah korban telah diketahui identitasnya, sementara keluarga korban yang masih kehilangan anggota keluarganya diminta segera menyerahkan data antemortem kepada petugas.
Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabiddokkes) Polda Kalsel Muchammad Sofwan mengatakan empat kantong jenazah korban diterima pada Selasa (15/9/2026). Pemeriksaan kemudian dilakukan melalui sejumlah metode identifikasi, termasuk sidik jari, ciri medis, dan properti yang melekat pada korban, sebagaimana diberitakan Kalselmaju, Rabu, (16/09/2026).
Dari pemeriksaan tersebut, lima jenazah yang sebelumnya belum diketahui identitasnya berhasil diidentifikasi. Dengan tambahan itu, jumlah jenazah korban KM Virgo Transport 8 yang telah teridentifikasi mencapai enam orang.
“Identifikasi korban bencana tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 bisa berjalan dengan cepat, jadi semua jenazah yang ditemukan kondisi jenazah relatif bagus sehingga sidik jari masih bisa diambil datanya dan muncul di data kependudukan,” ujarnya.
Namun, proses identifikasi terhadap jenazah yang ditemukan berikutnya dapat membutuhkan waktu lebih lama apabila kondisi jenazah tidak sebaik korban yang telah diperiksa sebelumnya.
“Namun perlu saya sampaikan bahwa ke depannya mungkin kondisi jenazah yang akan ditemukan tidak sebaik saat ini dan membutuhkan waktu lebih lama mengidentifikasinya,” katanya.
Karena itu, keluarga yang masih kehilangan anggota keluarganya diminta segera melapor ke posko yang telah disiapkan. Data antemortem dari keluarga diperlukan sebagai bagian dari proses pencocokan identitas korban.
“Keluarga korban yang merasa kehilangan dan belum ditemukan agar menghubungi posko-posko AM yang sudah ada,” tuturnya.
Pelaporan dapat dilakukan melalui Posko Polda Jawa Timur, Posko Polda Jawa Barat, maupun posko Polda di wilayah masing-masing. Langkah tersebut diperlukan karena penumpang KM Virgo Transport 8 berasal dari berbagai daerah.
“Karena ternyata para penumpang ini berasal dari berbagai wilayah,” pungkasnya.
Enam korban yang telah teridentifikasi terdiri atas Reyner Fausto Yosilianto, 22 tahun, asal Malang, Jawa Timur; Nurul Rian Hidayat, 33 tahun, asal Pamekasan, Jawa Timur; Deny Ridzal Saputra, 29 tahun, asal Kediri, Jawa Timur; Imam Soeparno, 66 tahun, asal Surabaya; Erick Maisul Latif, 37 tahun, asal Garut, Jawa Barat; serta Risyan Kurnia Putra, 28 tahun, asal Garut, Jawa Barat.
Proses identifikasi akan terus dilakukan terhadap jenazah yang ditemukan dalam pencarian KM Virgo Transport 8. Kelengkapan data dari keluarga menjadi salah satu bagian penting untuk membantu petugas mencocokkan identitas korban, terutama apabila kondisi jenazah yang ditemukan nantinya lebih sulit dikenali. []
Redaksi08
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan