Kodam VI/Mulawarman memperkuat latihan tempur di perbatasan, menyiapkan rekrutmen 3.210 calon prajurit TNI AD, meningkatkan patroli karhutla, serta membenahi tata kelola internal menjelang akhir 2026.
BALIKPAPAN – Komando Daerah Militer (Kodam) VI/Mulawarman memperkuat kesiapan operasional, pembinaan sumber daya manusia, serta penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjelang Triwulan IV Tahun Anggaran (TA) 2026. Sejumlah langkah disiapkan, mulai dari latihan tempur di perbatasan Kalimantan Utara (Kaltara), rekrutmen ribuan calon prajurit, hingga peningkatan patroli titik panas atau hotspot.
Hal itu disampaikan dalam Upacara Bendera Tujuh Belasan September 2026 yang diikuti prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kodam VI/Mulawarman di Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), Kamis (17/09/2026).
Kepala Staf Komando Daerah Militer (Kasdam) VI/Mulawarman Andy Setyawan bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan amanat Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) VI/Mulawarman. Memasuki masa transisi dari Triwulan III menuju Triwulan IV TA 2026, seluruh jajaran diminta memperkuat pembenahan internal, disiplin, dan kinerja.
Pada aspek kesiapan tempur, prajurit dari berbagai kecabangan yang tergabung dalam Batalyon Infanteri Tim Pertempuran (YTP) 614/Raja Pandhita tengah mengikuti Latihan Antar Kecabangan (Ancab) YTP 614/Raja Pandhita di Kabupaten Nunukan, Kaltara. Latihan tersebut berlangsung hingga akhir Oktober 2026.
Latihan dilaksanakan dengan memanfaatkan karakter medan hutan, rawa, dan pesisir untuk meningkatkan kemampuan taktik operasi gerilya serta kesiapan prajurit dalam menjalankan tugas di kawasan perbatasan.
Selain penguatan kemampuan tempur, Kodam VI/Mulawarman juga mempersiapkan kebutuhan personel melalui program rekrutmen calon prajurit. Pendataan minat Calon Bintara (Caba) dan Calon Tamtama (Cata) Prajurit Karier (PK) Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) khusus Suku Dayak tengah dilakukan di setiap Komando Distrik Militer (Kodim).
Pendaftaran secara daring Caba dan Cata PK TNI AD Reguler Gelombang I TA 2027 dijadwalkan dibuka pada awal Oktober 2026. Kuota yang disiapkan mencapai 3.210 orang, terdiri atas 1.121 calon Bintara dan 2.089 calon Tamtama.
Untuk mendukung proses pendidikan, Satuan Tugas Pendidikan (Satgasdik) direncanakan dibentuk di Depo Pendidikan Kejuruan (Dodikjur) Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) VI/Mulawarman dan Batalyon Infanteri (Yonif) 600/Modang.
Perhatian Kodam VI/Mulawarman juga diarahkan pada ancaman karhutla selama musim kemarau. Patroli hotspot ditingkatkan dengan melibatkan koordinasi bersama Pemerintah Daerah (Pemda), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Manggala Agni, Kepolisian, dan relawan.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya mencegah serta mempercepat penanganan kebakaran yang berpotensi berdampak terhadap masyarakat maupun lingkungan di wilayah Kalimantan.
Pada aspek tata kelola internal, Kodam VI/Mulawarman juga menekankan transparansi anggaran, pencegahan pelanggaran hukum, serta persiapan menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada 2027.
Di akhir amanat, Andy menyampaikan pesan agar setiap prajurit dan PNS menjadikan nilai spiritual sebagai dasar dalam menjalankan tugas.
“Selalu hadirkan Yang Maha Kuasa dalam hati dan pikiran sebagai landasan dalam setiap pelaksanaan tugas,” pesannya.
Amanat kemudian ditutup dengan semboyan Mulawarman, “Gawi Manuntung Waja Sampai Kaputing” – Bekerja Keras Sampai Tuntas Dengan Semangat Baja Hingga Titik Akhir.
Melalui penguatan kemampuan tempur, penyiapan personel, antisipasi karhutla, serta pembenahan tata kelola internal, Kodam VI/Mulawarman menargetkan kesiapan organisasi tetap terjaga dalam menghadapi agenda tugas pada penghujung 2026 hingga memasuki 2027. []
Penulis: Irwanto Sianturi | Penyunting: Nursiah
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan