Pemkab Bulungan Fokus Pangkas Kesenjangan Layanan Dasar

Pemkab Bulungan mengarahkan anggaran pendidikan dan kesehatan untuk memperkuat fasilitas sekolah, puskesmas, dan rumah sakit daerah agar layanan dasar semakin merata hingga wilayah perdesaan.

BULUNGAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan mengarahkan belanja daerah untuk memperkecil kesenjangan akses pendidikan dan kesehatan antara wilayah perkotaan dan perdesaan. Penguatan fasilitas sekolah, pusat kesehatan masyarakat (puskesmas), hingga rumah sakit daerah menjadi bagian dari penggunaan anggaran untuk memastikan layanan dasar menjangkau masyarakat hingga desa.

Bupati Bulungan Syarwani mengatakan Pemkab Bulungan secara konsisten mengalokasikan minimal 20 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk pendidikan dan 14 persen untuk kesehatan. Anggaran tersebut ditempatkan dalam berbagai komponen belanja daerah, termasuk belanja operasi, barang dan jasa, serta belanja modal.

“Anggaran daerah dialokasikan secara proporsional untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia serta memastikan masyarakat memperoleh akses terhadap layanan dasar secara lebih merata,” ujar Syarwani dalam rilis pers yang diterima Kompas, Kamis, (17/09/2026).

Pada sektor pendidikan, belanja daerah diarahkan antara lain untuk rehabilitasi gedung sekolah dan pemenuhan fasilitas belajar. Kebijakan tersebut ditujukan untuk memastikan anak-anak di tingkat desa memperoleh fasilitas pendidikan yang layak tanpa harus menghadapi kesenjangan sarana dibandingkan wilayah perkotaan.

“Kami fokus pada rehabilitasi gedung sekolah dan pemenuhan fasilitas belajar yang memadai di tingkat desa,” ungkap Syarwani.

Pemerataan fasilitas pendidikan juga dipandang sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus mempersempit perbedaan akses antara kawasan perkotaan dan perdesaan.

“Kami ingin memastikan akses pendidikan merata bagi seluruh anak di Kabupaten Bulungan,” tutur Syarwani.

Sementara itu, pada sektor kesehatan, Pemkab Bulungan memprioritaskan peningkatan mutu pelayanan serta sarana dan prasarana fasilitas kesehatan, termasuk puskesmas dan rumah sakit daerah. Penguatan tersebut menjadi perhatian karena wilayah Bulungan yang luas membuat akses masyarakat terhadap layanan medis perlu ditopang fasilitas yang memadai di luar pusat kota.

“Peningkatan mutu dan sarana puskesmas serta rumah sakit daerah diprioritaskan agar masyarakat di luar wilayah perkotaan bisa mendapatkan pelayanan medis yang lebih cepat dan layak,” jelas Syarwani.

Pemkab Bulungan berharap peningkatan fasilitas kesehatan dapat mengurangi ketergantungan masyarakat di tingkat kecamatan hingga desa terhadap fasilitas medis yang berada di pusat perkotaan. Dengan demikian, kebutuhan layanan dasar dapat ditangani lebih dekat dengan tempat tinggal masyarakat.

“Pelayanan kesehatan harus bisa menjangkau masyarakat di luar wilayah perkotaan,” tegas Syarwani.

Pengalokasian anggaran untuk pendidikan dan kesehatan tersebut menjadi bagian dari strategi Pemkab Bulungan dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia sekaligus memperluas jangkauan layanan dasar. Ke depan, penguatan fasilitas di wilayah desa diharapkan dapat membuat akses pendidikan dan kesehatan semakin merata di seluruh Bulungan. []

Redaksi 03

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com