Pengukuhan 29 Ketua RT Selumit Pantai periode 2026–2031 menjadi momentum bagi Pemkot Tarakan memperkuat pendataan warga penerima BPJS PBI menjelang perubahan penanggung pembiayaan mulai 1 Oktober 2026.
TARAKAN – Sebanyak 29 Ketua Rukun Tetangga (RT) di Kelurahan Selumit Pantai, Kecamatan Tarakan Tengah, Kota Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara), diminta memperkuat pendataan warga penerima Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) menjelang perubahan penanggung iuran mulai 1 Oktober 2026.
Permintaan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota (Wawali) Tarakan Ibnu Saud Is. saat menghadiri pengukuhan 29 Ketua RT Selumit Pantai untuk masa jabatan 2026–2031 di Kantor Kelurahan Selumit Pantai, Selasa (29/09/2026). Pengukuhan dipimpin Camat Tarakan Tengah Basriadi dan dihadiri unsur pemerintahan, Bintara Pembina Desa (Babinsa), Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas), serta tokoh masyarakat.
Ibnu Saud meminta para Ketua RT bersama lurah dan camat segera memeriksa kembali data warga penerima BPJS PBI yang sebelumnya menjadi tanggungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara). Langkah tersebut dinilai penting agar perubahan penanggung pembiayaan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan tidak menimbulkan persoalan bagi warga yang membutuhkan perlindungan jaminan kesehatan.
Penguatan peran RT dalam pemutakhiran data menjadi bagian penting karena perangkat RT bersentuhan langsung dengan kondisi warga di lingkungan masing-masing. Pemerintah Kota Tarakan sebelumnya juga melakukan verifikasi data peserta yang terdampak perubahan pembiayaan jaminan kesehatan untuk memastikan penanganannya sesuai kondisi masyarakat.
Selain persoalan pendataan, Ibnu Saud menegaskan Ketua RT merupakan garda terdepan pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, para Ketua RT diharapkan tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga mampu menyampaikan informasi dan membantu pemerintah memastikan kebutuhan warga teridentifikasi dengan baik.
Pengukuhan 29 Ketua RT tersebut berlangsung dalam nuansa budaya Tidung. Seluruh Ketua RT mengenakan pakaian adat khas Tidung dalam prosesi yang berlangsung di Kantor Kelurahan Selumit Pantai.
Basriadi melaporkan proses pemilihan Ketua RT berlangsung lancar dan demokratis. Dari 29 RT, sebanyak 27 Ketua RT periode sebelumnya kembali memperoleh kepercayaan masyarakat, sedangkan dua posisi lainnya diisi oleh wajah baru.
Sebagaimana diberitakan Berita Kota Tarakan, Selasa, (29/09/2026), penguatan verifikasi data peserta jaminan kesehatan memang menjadi bagian dari langkah Pemkot Tarakan menghadapi perubahan pembiayaan JKN. Pemerintah daerah sebelumnya menyatakan verifikasi diperlukan agar penanganan peserta terdampak dapat dilakukan secara tepat sasaran.
Di sisi lain, pengukuhan tersebut sekaligus menjadi momentum pergantian dan keberlanjutan kepemimpinan di tingkat lingkungan. Pemkot Tarakan berharap seluruh Ketua RT periode 2026–2031 dapat menjalankan amanah secara bertanggung jawab, menjaga kondusivitas lingkungan, serta memperkuat komunikasi antara masyarakat dan pemerintah.
Ibnu Saud juga menyampaikan apresiasi kepada para Ketua RT periode sebelumnya atas pengabdian yang telah diberikan serta mengucapkan selamat bertugas kepada seluruh Ketua RT yang kembali dipercaya maupun yang baru mengemban amanah. Penguatan pelayanan dari tingkat RT diharapkan dapat membantu pemerintah merespons kebutuhan masyarakat secara lebih cepat dan tepat. []
Redaksi 03
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan