Agustiar dan Edy Siap Bawa Kalteng Menuju Pembangunan yang Lebih Baik

JAKARTA – Pada 20 Februari 2025, Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik 961 kepala daerah dan wakil kepala daerah di Istana Kepresidenan Jakarta.

Dalam pelantikan serentak pertama dalam sejarah Indonesia tersebut, Prabowo menekankan bahwa peran utama kepala daerah adalah sebagai pelayan rakyat dan abdi bagi kepentingan masyarakat.

Prosesi pelantikan dimulai sekitar pukul 09.15 WIB, diawali dengan kirab menuju Istana Kepresidenan. Para kepala daerah yang hadir berjalan dari Monas menuju Istana, diiringi oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan tim marching band dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).

Sesampainya di lokasi, pelantikan dimulai tepat pukul 10.00 WIB, di mana enam kepala daerah dengan latar belakang agama yang berbeda melakukan penandatanganan di hadapan Presiden. Mereka terdiri dari Gubernur Lampung, Gubernur Maluku Utara, Wali Kota Singkawang, Bupati Karangasem, Wali Kota Manado, dan Bupati Merauke.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya untuk tidak mengkhianati kepercayaan rakyat. Ia mengingatkan para kepala daerah untuk memegang teguh janji-janji yang disampaikan selama kampanye dan kepada masyarakat.

“Saudara harus membela kepentingan rakyat. Saudara harus menjaga kepentingan rakyat kita. Saudara harus berjuang untuk perbaikan hidup mereka,” ujar Prabowo dengan tegas.

Selain itu, Presiden juga mengingatkan bahwa meski berasal dari partai politik yang berbeda, para kepala daerah harus memiliki tujuan yang sama, yakni menjaga persatuan bangsa.

“Kita telah lahir dalam keluarga besar Nusantara, keluarga besar Republik Indonesia, keluarga besar Merah Putih, dan Bhinneka Tunggal Ika. Kita berbeda-beda, tapi kita satu,” ujarnya.

Prabowo juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan.

Para pemimpin daerah diharapkan untuk bekerja dengan penuh integritas dan selalu menjunjung tinggi kepentingan rakyat di atas segalanya.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran yang baru saja dilantik, menyampaikan kesiapannya untuk melaksanakan amanah tersebut bersama dengan Edy Pratowo.

Agustiar juga mengucapkan terima kasih kepada Sugianto Sabran, pendahulunya, yang telah memimpin Kalteng selama dua periode dengan membawa perkembangan yang pesat di provinsi tersebut.

“Siap melaksanakan amanah. Saya juga berterima kasih kepada Bapak Sugianto Sabran yang luar biasa dalam membangun Kalteng,” ungkap Agustiar.

Selain itu, Bupati Kapuas terpilih, Wiyatno, juga menyampaikan rasa syukurnya atas kemenangan bersama Wakil Bupati Dodo, yang menurutnya merupakan kemenangan seluruh masyarakat Kapuas.

Wiyatno mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama membangun Kapuas menuju visi “Kapuas Bersinar,” yakni berdaya saing, sejahtera, indah, aman, dan religius.

Di Kabupaten Seruyan, aparat kepolisian memperketat pengamanan pasca pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda dan Supian, untuk menjaga situasi tetap kondusif.

Kapolres Seruyan, AKBP Han’s Itta, melalui Kasat Intelkam Polres Seruyan, Iptu Fahroni, mengatakan bahwa pihaknya terus memantau dan mengamankan wilayah hukum Polres Seruyan pasca acara pelantikan, serta melakukan upaya penggalangan intelijen terkait tokoh-tokoh di daerah.

Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi para pemimpin daerah untuk berkomitmen terhadap pembangunan dan kesejahteraan rakyat Indonesia, dengan mengedepankan kolaborasi dan integritas dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat. []

Redaksi03

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
X