AJKT Tekankan Independensi Pers dalam Buka Puasa Bersama di Kutim

KUTAI TIMUR – Aliansi Jurnalis Kutai Timur (AJKT) menekankan pentingnya independensi pers sebagai salah satu pilar utama demokrasi dalam kegiatan buka puasa bersama yang digelar bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, DPRD, serta berbagai pemangku kepentingan (stakeholder). Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid H. Boli, Jalan Dermaga Kenyamukan, Sangatta, Jumat (06/03/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum silaturahmi antara insan pers dengan pemerintah daerah, legislatif, serta berbagai elemen masyarakat di Kutai Timur. Selain mempererat hubungan kelembagaan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang diskusi mengenai peran penting jurnalis dalam menjaga kualitas informasi di tengah pesatnya arus informasi di era digital.

Acara tersebut dihadiri sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat, di antaranya Ketua DPRD Kutai Timur Jimmi, Ketua AJKT Raymond Chouda, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kutai Timur Basuki Isnawan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kutai Timur Rony Bonar, perwakilan TNI-Polri, anggota DPRD Kutai Timur Pandi Widiarto, perwakilan PT Kaltim Prima Coal (KPC), serta puluhan jurnalis dari berbagai media yang bertugas di wilayah Kutai Timur.

Ketua AJKT Raymond Chouda dalam sambutannya menyoroti dinamika dunia kewartawanan di Kutai Timur yang saat ini banyak diwarnai oleh hadirnya jurnalis-jurnalis muda. Menurutnya, pertumbuhan media di daerah tersebut berkembang cukup pesat dalam beberapa tahun terakhir. Namun, perkembangan tersebut harus diimbangi dengan peningkatan kualitas, profesionalisme, serta integritas dalam menjalankan tugas jurnalistik.

“Pers adalah bagian dari empat pilar demokrasi. Tanpa pers, demokrasi akan rapuh. Tugas utama kita adalah menjaga marwah nasionalis melalui independensi,” ujar Raimond.

Ia juga menegaskan bahwa jurnalis memiliki peran penting dalam menyajikan informasi yang akurat dan berimbang kepada masyarakat, terutama di tengah derasnya arus informasi di era digital yang kerap diwarnai dengan berbagai informasi yang belum tentu terverifikasi kebenarannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kutai Timur Basuki Isnawan yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan salam sekaligus permohonan maaf dari Bupati Kutai Timur yang berhalangan hadir. Dalam sambutannya, Basuki menyoroti pentingnya peran jurnalis sebagai jembatan informasi antara pemerintah daerah dan masyarakat.

“Terima kasih kepada teman-teman AJKT yang selama ini terus memberikan informasi yang baik kepada masyarakat, menyampaikan pesan-pesan pembangunan, serta memberikan masukan positif kepada pemerintah. Semoga ini akan menjadi hal yang semakin baik,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPRD Kutai Timur Jimmi juga mengingatkan para jurnalis untuk tetap menjaga sikap kritis dan akurat dalam menjalankan tugas jurnalistik, terutama di tengah maraknya penyebaran informasi yang tidak benar atau hoaks.

“Jurnalis ini di sisi lain sangat mulia dan di sisi lain juga sangat diperlukan oleh orang-orang politik ini. Saya juga selalu minta kepada jurnalis semua betul-betul kritis ya karena kritis karena dia mewakili masyarakat juga,” katanya.

Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan santunan kepada anak yatim serta ramah tamah antara para undangan yang hadir. Momentum ini diharapkan dapat mempererat hubungan serta memperkuat sinergi antara insan pers, pemerintah daerah, lembaga legislatif, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam mendukung pembangunan di Kutai Timur. []

Penulis: Butsainah Yusri | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com