TARAKAN — Wali Kota Tarakan, Khairul, menghadiri kegiatan pendampingan penyusunan remunerasi aparatur sipil negara (ASN) yang digelar di Ruang Imbaya, Kantor Wali Kota Tarakan, Kamis (12/02/2026). Kegiatan tersebut menghadirkan akademisi Universitas Hasanuddin, Syahrir A. Pasinring, yang memaparkan konsep organisasi modern serta pentingnya penataan sistem penghargaan kinerja di lingkungan birokrasi.
Dalam forum itu, Wali Kota menekankan bahwa perbedaan tanggung jawab dan beban kerja antarpegawai harus tercermin pada sistem penghasilan yang diterima. Menurutnya, skema remunerasi yang disusun secara objektif dan proporsional akan mendorong peningkatan profesionalisme serta produktivitas ASN di lingkungan Pemerintah Kota Tarakan.
Ia menjelaskan bahwa remunerasi tidak semata dipandang sebagai tambahan pendapatan, melainkan instrumen strategis untuk membangun budaya kerja yang kompetitif dan berorientasi pada pelayanan publik. “Sistem imbalan harus mampu mencerminkan kinerja nyata pegawai sehingga memotivasi mereka bekerja lebih efektif dan bertanggung jawab,” ujarnya, sebagaimana dilansir laman resmi Pemerintah Kota Tarakan.
Khairul berharap pendampingan yang melibatkan kalangan akademisi tersebut mampu menghasilkan formulasi kebijakan remunerasi yang tepat, terukur, dan sesuai kebutuhan organisasi pemerintahan daerah. Dengan demikian, reformasi birokrasi di Tarakan dapat berjalan lebih cepat melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur.
Pemerintah Kota Tarakan menilai penyusunan sistem remunerasi yang baik menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Selain meningkatkan kesejahteraan ASN, kebijakan ini juga diharapkan berdampak langsung pada mutu pelayanan kepada masyarakat serta kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah daerah. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan