SUMBAWA BARAT — Aksi heroik yang dilakukan oleh Bripka Abdul Syahid, seorang anggota Polri, menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial.
Dalam insiden tersebut, Bripka Syahid menunjukkan pengorbanan luar biasa dengan rela menjadi “jembatan manusia” untuk membantu seorang ibu dan anak yang terhambat melintasi jalan yang rusak akibat bencana longsor di Kecamatan Sengkongkang, Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat.
Peristiwa itu bermula ketika jalan yang menghubungkan dua wilayah terputus akibat longsor besar yang disertai banjir bandang. Jembatan yang biasanya digunakan untuk melintasi daerah tersebut hancur total, menyisakan celah besar yang memisahkan dua sisi jalan.
Dalam kondisi tersebut, Bripka Syahid, yang juga bertugas sebagai Bhabinkamtibmas, tidak ragu untuk melayani masyarakat dengan cara yang tidak biasa. Ia memilih untuk berbaring di tengah celah jalan yang terputus, dengan tubuhnya menjadi penopang agar ibu dan anak tersebut bisa melintas dengan aman.
Keputusan Bripka Syahid untuk melakukannya tentu saja mengundang decak kagum banyak orang, karena ia rela mengorbankan keselamatan dirinya demi kemudahan orang lain.
Tindakan Bripka Syahid mendapat apresiasi tinggi dari berbagai pihak, termasuk dari Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri, Komjen Pol Dedi Prasetyo.
Dedi menyatakan bahwa perbuatan heroik ini merupakan cerminan sejati dari tugas Polri sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.
Dalam keterangan tertulisnya, Komjen Dedi mengungkapkan rasa terima kasih dan mengapresiasi dedikasi Bripka Syahid yang tidak hanya mengutamakan keselamatan pribadi, tetapi juga memberikan contoh konkret tentang bagaimana seorang polisi seharusnya hadir di tengah masyarakat.
“Bripka Syahid menunjukkan semangat pengabdian yang luar biasa. Ia adalah contoh inspiratif bagi semua anggota Polri untuk selalu siap melayani dan melindungi masyarakat,” ujar Dedi Prasetyo dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (16/01/2025).
Selain itu, Dedi menegaskan bahwa Polri terus berbenah dan berkomitmen untuk menjaga kepercayaan publik dengan pelayanan yang maksimal.
Ia menambahkan, Polri akan selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam situasi darurat, tetapi juga dalam keseharian.
“Polri tidak akan berhenti berusaha untuk menjaga kepercayaan masyarakat. Kami selalu siap melayani dan mengayomi masyarakat dengan segenap kemampuan kami,” tandas Komjen Dedi Prasetyo.
Aksi heroik Bripka Syahid ini menjadi contoh nyata betapa seorang polisi bisa memberikan kontribusi besar bagi masyarakat, bahkan di luar tugas dan kewajiban yang biasanya dilakukan dalam menjalankan profesinya. []
Redaksi03