BONTANG — Sebuah rekaman video yang menampilkan aksi seorang pengendara sepeda motor melintasi jalan gang yang baru selesai disemen di RT 12, Kelurahan Guntung, Kota Bontang, menjadi perbincangan luas di media sosial. Video yang beredar pada Jumat (02/01/2026) itu menuai reaksi keras dari warganet dan pekerja proyek karena dianggap mencerminkan sikap tidak peduli terhadap fasilitas umum.
Dalam rekaman tersebut terlihat seorang pengendara motor matik melaju di atas permukaan jalan yang masih basah akibat proses pengecoran. Jejak ban motor tampak jelas membekas di permukaan semen yang belum mengering sempurna. Padahal, di sekitar lokasi tampak aktivitas tukang yang masih melakukan pekerjaan perapian jalan gang tersebut.
Aksi nekat pengendara itu sontak memancing emosi para pekerja. Salah satu tukang terdengar meluapkan kekesalannya karena hasil kerja mereka rusak seketika. Peristiwa itu menjadi sorotan karena pembangunan jalan gang tersebut dilakukan demi kenyamanan warga setempat dan dibiayai dengan anggaran yang tidak sedikit.
Dalam video lanjutan, pengendara motor terlihat panik setelah menyadari kesalahannya. Ia sempat menarik mundur kendaraannya, namun kehilangan keseimbangan hingga terjatuh. Setelah itu, pengendara menyampaikan permintaan maaf dan menyatakan kesediaannya untuk bertanggung jawab atas kerusakan yang ditimbulkan. Para pekerja pun menuntut agar kerusakan tersebut diperbaiki kembali.
Warga sekitar menyayangkan insiden tersebut. Mereka menilai tindakan pengendara mencerminkan rendahnya kesadaran sebagian masyarakat terhadap pentingnya menjaga fasilitas umum yang sedang dibangun. Menurut warga, sudah ada tanda dan pemberitahuan bahwa jalan tersebut belum bisa dilalui kendaraan.
“Kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang. Jalan ini dibangun untuk kepentingan bersama, jadi seharusnya semua ikut menjaga,” ujar seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya.
Viralnya video tersebut juga memicu diskusi di media sosial. Banyak warganet mengecam tindakan pengendara dan menilai perlu ada sanksi sosial maupun aturan tegas agar kejadian serupa tidak kembali terjadi. Sebagian lainnya mengingatkan pentingnya pengawasan di lokasi proyek serta pemasangan pembatas yang lebih jelas.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak kelurahan terkait tindak lanjut atas kejadian tersebut. Namun, insiden ini menjadi pelajaran penting tentang perlunya kesadaran bersama dalam menghormati proses pembangunan dan kerja keras para pekerja lapangan. []
Admin04
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan