BULUNGAN – Bupati Bulungan, Syarwani, menerima kunjungan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Tarakan, Selasa (27/01/2026). Pertemuan ini fokus pada penguatan program pengawasan dan keamanan pangan yang menyasar masyarakat Kabupaten Bulungan.
Kepala BPOM Tarakan, Iswadi, menjelaskan pihaknya tengah mengevaluasi sejumlah program yang sudah berjalan bersama perangkat daerah. Beberapa program akan dipertahankan, sementara yang lain diperluas cakupannya agar lebih efektif. “Kami meninjau program-program yang sudah berjalan dengan Pemkab Bulungan. Ada yang tetap dilanjutkan, ada pula yang perlu diperkuat dan dikembangkan,” ujar Iswadi.
Tahun 2026, BPOM Tarakan memprioritaskan tiga program utama di Bulungan. Pertama, pasar aman dari bahan berbahaya; kedua, pengawasan pangan jajanan anak sekolah; dan ketiga, gerakan desa pangan aman. Ketiga program ini dirancang untuk mencegah peredaran makanan berbahaya dan menjaga kesehatan warga, khususnya anak-anak.
“Tahun ini fokus kami memastikan pasar dan jajanan anak sekolah aman, serta mendorong desa-desa menerapkan pangan aman. Semua ini dilakukan melalui kerja sama dengan instansi terkait,” tambah Iswadi.
Sebelum program dijalankan, BPOM Tarakan bersama OPD Pemkab Bulungan akan melakukan pemetaan dan penyusunan konsep kegiatan. Tahap awal meliputi advokasi, penentuan lokasi, dan koordinasi pihak-pihak yang terlibat.
Sejumlah OPD yang akan dilibatkan antara lain Dinas Kesehatan, Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bulungan. Kolaborasi ini diharapkan memperkuat pengawasan pangan hingga ke tingkat desa.
Bupati Syarwani menyambut baik rencana ini dan menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam melindungi masyarakat dari risiko pangan berbahaya. “Program BPOM ini penting bagi keselamatan warga dan anak-anak kita. Pemkab Bulungan siap mendukung sepenuhnya agar setiap warga bisa menikmati pangan yang aman dan berkualitas,” kata Syarwani.
Kehadiran BPOM di Bulungan diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas pengawasan pangan, tetapi juga menjadi edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya konsumsi makanan aman. Langkah ini diyakini akan mendorong Bulungan menjadi kabupaten yang lebih sehat dan produktif. []
Admin03
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan